Tribun Bandar Lampung

Pemkot Bandar Lampung Gelar Operasi Pasar Gula Pasir, Rp 12.500 Per Kilogram

Dalam upaya mengendalikan harga gula pasir yang secara fisik mengalami kelangkaan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung menggelar operasi pasar.

Pemkot Bandar Lampung Gelar Operasi Pasar Gula Pasir, Rp 12.500 Per Kilogram
Tribunlampung.co.id/V Soma Ferrer
Suasana operasi pasar gula pasir di Pasar Panjang, Bandar Lampung, Kamis (26/3/2020). Pemkot Bandar Lampung Gelar Operasi Pasar Gula Pasir, Rp 12.500 Per Kilogram. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Dalam upaya mengendalikan harga gula pasir yang secara fisik mengalami kelangkaan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung menggelar operasi pasar.

Total seberat empat ton gula pasir dihadirkan dalam operasi pasar tersebut.

Keseluruhan gula pasir itu didistribusikan ketiga lokasi pasar yang berbeda secara serentak.

Ketiga pasar tersebut adalah Pasar Tamin, Pasar Pasir Gintung dan Pasar Panjang.

Kronologi Pasien 03 Terjangkit Virus Corona, Terpapar oleh Orang Asing yang Datang ke Lampung

Kadiskes Reihana Benarkan Pasien Positif Corona di Lampung 3 Orang

Pemkot Metro Alokasikan Rp 27 Miliar untuk Penanganan dan Pencegahan Virus Corona

Kepala Bagian Perekonomian Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Bandar Lampung Meida Sari merinci pendistribusian 4 ton gula tersebut, satu ton di Pasar Gintung, satu ton di Pasar Tamin dan dua ton di Pasar Panjang.

Ia berharap dengan diadakannya kegiatan operasi pasar dengan objek gula pasir, dapat membantu masyarakat dalam mendapatkan salah satu kebutuhan pokok tersebut.

"Pemkot mengharapkan pendistribusian gula dari produsen ke pasar tradisional agar tetap berjalan lancar dengan harga yang terjangkau," ujarnya.

Kemudian, ia mengatakan bahwa gula yang dihadirkan dijual kepada masyarakat dengan harga Rp 12.500 per kg.

"Harga yang dihadirkan Rp 12.500 per kilogram gula pasir," jelasnya.

Diketahui, untuk harga gula saat ini di Bandar Lampung telah mencapai Rp 18 ribu per kilogram.

Meida Sari juga menjelaskan, dalam operasi pasar tersebut, masyarakat dalam membeli gula hanya dibatasi sebanyak 2 kilogram per orang.

Sementara yang menjadi penyokong kegiatan operasi pasar tersebut antara lain dengan melibatkan Bulog, PTPN7 serta produsen gula lainnya.(Tribunlampung.co.id/V Soma Ferrer)

Penulis: Vincensius Soma Ferrer
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved