Breaking News:

Rencana China Beri Bantuan 83 Negara yang Diserang Virus Corona, Disebut Kritikus Barat Ada Motifnya

"Untuk mengamankan pasokan medis itu, pemerintah harus bekerja sama secara langsung dengan pihak berwenang Tiongkok agar dapat memesan barang medis"

Editor: Romi Rinando
Biro pers setpres
Presiden Jokowi dan Presiden China Xi Jinping bersalaman 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID -  China negara tempat asal pertama kali muncul virus Corona, dikabarkan kini sudah berangsur-angsur pulih, dari pandemi corona. 

Virus corona kini malah  mulai pndah dan menyerang negara-negara lain seperti Amerika Serikat, Italia, bahkan hampir 2/3 negara di dunia. 

Dintengah kepanikan dunia dan para petugas kesehatan di seluruh dunia yang berjuang mencari tempat tidur kosong di rumah sakit dan pasokan medis yang cukup untuk mengatasi krisis virus corona.

Negara China datang bak pahlawan siap memberi bantuan.

Tetapi upaya Beijing yang oleh media pemerintah disebut sebagai "solusi China untuk memerangi pandemi" telah mendapat tanggapan beragam.

Khawatir Gelombang Kedua Virus Corona, 600 Bioskop di China Kembali Ditutup Setelah Sempat Dibuka

Rinrada Waria Tercantik yang Mampu Buat Taipan Asal China Ceraikan Istri Sah, Lalu Menikahinya

Jumlah Korban Corona di AS, Salip Italia dan China, RS Sampai Buat Kamar Mayat Darurat dari Tenda

 

Dan para analis mengatakan diplomasi masker yang diperagakan oleh China tidak akan banyak membantu meyakinkan para kritikus di Barat.

Seperti diberitakan South China Morning Post, ketika Italia muncul sebagai pusat pandemi corona baru, China mengirim tim ahli medis pertama dan berton-ton pasokan yang sangat dibutuhkan ke negara itu.

Tak lama, negara-negara lain juga menawarkan bantuan kepada mereka yang terkena dampak krisis.

Rumah sakit Jerman misalnya pada minggu ini mengatakan akan menerima pasien Covid-19 yang sakit parah dari Italia dan Prancis.

Angkatan Darat AS di Eropa mengatakan telah mengirimkan pasokan dan peralatan medis dari pangkalannya di kota pelabuhan Italia Livorno ke wilayah Lombardy.

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan sebelumnya bahwa negara itu telah menawarkan lebih dari US$ 100 juta berupa bantuan medis untuk negara-negara lain, termasuk musuh lama mereka yakni Iran.

Halaman
12
Sumber: Intisari Online
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved