Virus Corona

Cerita WNI asal Lampung di Inggris Selama Lockdown, Panic Buying hingga 'Ritual' Tepuk Tangan

Salah seorang WNI asal Lampung yang tinggal di Inggris, Rilda Teneko, menceritakan, suasana di Inggris, terutama di pusat kota London.

Penulis: Vincensius Soma Ferrer | Editor: Noval Andriansyah
Dokumentasi Rilda Teneko
WNI asal Lampung yang menetap di London, Rilda Teneko. Cerita WNI asal Lampung di London Selama Lockdown, Terjadi Panic Buying hingga Ritual Tepuk Tangan. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LONDON - Pandemi global virus corona atau Covid-19 membuat banyak negara akhirnya menerapkan lockdown.

Salah satu negara yang menerapkan kebijakan lockdown adalah Inggris.

Pemerintah Inggris melalui Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson, memberlakukan lockdown terhitung mulai 23 Maret 2020.

Kebijakan lockdown oleh Pemerintah Inggris pun membuat warga Inggris, termasuk WNI yang menetap di Inggris, harus membatasi aktivitasnya.

PM Inggris Boris Johnson Terinfeksi Virus Corona, Sebelumnya Pangeran Charles Positif Covid-19

Suaminya Jaga PM Inggris yang Positif Virus Corona, Angie Virgin Siapkan Kamar Khusus

Kisah Sopir Taksi di Tengah Wabah Corona, Tak Dapat Penumpang hingga Pinjam Uang Agar Dapur Ngebul

Ilmuan Jerman Racik Formula Antibodi Virus Corona, Siapkan 100 Ribu Orang untuk Dites

Salah seorang WNI asal Lampung yang tinggal di Lancaster, Inggris, Rilda Teneko, menceritakan, suasana di Inggris, terutama di pusat kota London.

Rilda Teneko mengungkapkan, sejak diberlakukannya lockdown, ia diharuskan untuk tetap berada di dalam rumah, terkecuali bila memang diharuskan oleh keadaan yang benar-benar mendesak untuk keluar rumah.

"Waktu itu, Senin 23 Maret 2020, pukul 20.30 waktu setempat, Pemerintah UK (Inggris) akhirnya menerapkan lockdown," ujar Rilda kepada Tribunlampung.co.id melalui pesan WhatsApp, Selasa (31/3/2020).

Menurut wanita yang berprofesi sebagai penulis tersebut, kebijakan lockdown oleh pemerintah UK membuat aktivitas masyarakat di London menjadi terbatas.

Warga, kata Rilda Teneko, hanya diperbolehkan keluar rumah bila dengan beberapa kondisi.

Pertama, jelas Rilda Teneko, belanja kebutuhan pokok.

"Itu pun diharuskan sejarang mungkin dan sebisa mungkin menggunakan jasa antar," kata Rilda Teneko.

Kedua, lanjut Rilda Teneko, melalukan satu jenis olahraga dalam sehari.

Ketiga, terus Rilda Teneko, mengambil kebutuhan obat-obatan atau pergi mengurus orang yang membutuhkan perawatan.

"Terakhir, pulang pergi kerja, jika memang tidak memungkinkan untuk kerja di rumah," tutur Rilda Teneko.

"Sebelum diberlakukan lockdown, masih banyak penduduk yang bepergian untuk menikmati matahari di akhir pekan," imbuh Rilda Teneko.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved