Berita Nasional
Pemilik Warung Kelontong di Depok Tewas Bersimbah Darah Seusai 'Bertarung' dengan Pelaku
Tewasnya pemilik warung kelontong tersebut lantaran sabetan senjata tajam dari orang tak dikenal (OTD).
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Seorang pemilik warung kelontong di Depok Tewas mengenaskan bersimbah darah.
Tewasnya pemilik warung kelontong tersebut lantaran sabetan senjata tajam dari orang tak dikenal (OTD).
Setelah 'merobohkan' korbannya, pelaku lari meninggalkan pemilik warung kelontong itu.
Pemilik warung kelontong di Jalan Putri Tunggal Gang Telkom, Harjamukti, Cimanggis, Kota Depok, tewas dianiaya pada Rabu (1/4/2020) pukul 04.00 WIB.
Fauzan (33) menghembuskan napas akibat luka di dada dan tangan.
• Virus Corona Tak Sambangi 2 Provinsi di Indonesia, 32 Provinsi Konfirmasi Kasus Covid-19
• UPDATE 193.891 Orang Sembuh dari Corona, Sampai Kamis Ada 934.245 Kasus di Dunia
• Kakaknya Kerja di RS Rujukan Corona, Fairuz A Rafiq Syok: Namanya Juga Keluarga
Tetangga korban sempat mendengar teriakan Fauzan pada dini hari itu.
"Selanjutnya saksi keluar rumah dan melihat korban sudah tergeletak di lokasi kejadian," ujar Firdaus dikonfirmasi wartawan, Rabu (1/4/2020).
Keluarga dibantu warga sekitar langsung melarikan korban ke rumah sakit terdekat.
Sayang, korban meninggal karena luka parah di tubuh karena sabetan senjata tajam pelaku.
Polisi telah menggelar olah tempat kejadian perkara dan memeriksa sejumlah saksi guna mencari pelaku.
"Hasil pemeriksaan tidak ada barang korban yang hilang, kasusnya sedang kami kami tangani," beber dia.
Polisi temukan senjata tajam
Fauzan (33) ditemukan meninggal dunia di depan warung kelontongnya miliknya di Jalan Putri Tunggal Gang Telkom, Harjamukti, Cimanggis, Kota Depok, dini hari tadi sekira pukul 04.00 WIB.
Diwartakan sebelumnya, korban diduga terlibat perkelahian dengan seorang terduga pelaku hingga menderita sejumlah luka bekas sabetan senjata tajam di beberapa bagian tubuhnya.
Kapolres Metro Depok Kombes Pol Azis Andriansyah mengatakan, ada seorang saksi yang mendengar suara gaduh dari lokasi kejadian ketika dini hari tadi, hingga akhirnya saksi memutuskan untuk mengeceknya.