Kasus Corona di Lampung
Bisnis Papan Bunga di Lampura Sepi Order Akibat Corona
Usaha papan bunga menjadi salah satu yang terdampak oleh Virus Corona (Covid-19).
Penulis: anung bayuardi | Editor: Reny Fitriani
TRIBUNLAMPUNG.Co. ID, KOTABUMI - Usaha papan bunga menjadi salah satu yang terdampak oleh Virus Corona yakni mengalami penuruan omzet.
Kondisi ini dirasakan saat pemerintah meminta warga untuk tidak keluar rumah dan menjaga kontak dengan orang lain.
Ditambah lagi ada aturan yang melarang warga membuat acara seperti pernikahan dan hiburan lainnya.
Nando Florist, salah satu pengusaha papan bunga atau karangan bunga ini mengaku usahanya menurun dalam satu bulan terakhir ini.
Menurutnya, warga yang biasa memesan sudah berkurang drastis sejak pandemi Covid-19.
Biasanya dalam seminggu dirinya bisa menerima pesanan karangan bunga sampai 15 papan, namun saat ini kosong pemesan.
• Pemkab Lampura Siapkan Posko Terpadu Penanganan Virus Corona
• Polres Bersama Pemkab dan TNI Cegah Penyebaran Virus Corona Covid-19 di Lampura
• Herman HN Alihkan Tunjangan Wali Kota Total Rp 400 Juta untuk Pencegahan Corona
• Sudah Sembuh, Pasien Positif Pertama di Lampung Boleh Pulang
Sewa papan bunga, menurut Dia senilai Rp 200 ribu.
Di usahanya, ada yang membantu, namun karena situasi saat ini sepi order, maka untuk sementara waktu pekerja dirumahkan dahulu.
"Sejak Wabah Covid 19 ini omset pendapat dari papan bunga Saya menurun drastis, bahkan sepi job sama sekali. Bukan itu saja, ada juga yang membatalkan sewa papan bunga dikarenakan acara pernikahan harus ditunda, dalam sebulan terakhir ini," Terang Nando Owner Nando Florist, katanya Jumat 10 April 2020.
"Semoga wabah Covid 19 ini segera berakhir, kalau bisa sebelum ramadhan tiba," harapnya. (Tribunlampung.co.id/Anung Bayuardi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/papan-bunga-di-lampura.jpg)