Tribun Tanggamus
Pedagang Makanan Keliling di Pugung Tiba-tiba Roboh dan Pingsan
Seorang pedagang makanan keliling tiba-tiba tergeletak di sebuah warung pinggir jalan di Dusun Tanjung Likut, Pekon Tiuh Memon, Kecamatan Pugung.
Penulis: Tri Yulianto | Editor: Daniel Tri Hardanto
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PUGUNG - Seorang pedagang makanan keliling tiba-tiba tergeletak di sebuah warung pinggir jalan di Dusun Tanjung Likut, Pekon Tiuh Memon, Kecamatan Pugung, Jumat (10/4/2020).
Menurut Kapolsek Pugung Polres Tanggamus Inspektur Dua Okta Devi, pihaknya dan Puskesmas Rantau Tijang langsung ke lokasi untuk mengecek kondisi pria tersebut.
"Laporan dari warga, sekitar pukul 10.10 WIB ditemukan seorang laki-laki dalam keadaan tergeletak di depan warung," kata Okta.
Dari hasil pemeriksaan, pria tersebut ditemukan dalam kondisi mulut mengeluarkan busa.
• Diduga Ditabrak Kereta, Penderita Epilepsi di Way Kanan Ditemukan Tak Bernyawa
• Pria Gantung Diri di Bumi Waras Ternyata Warga Garuntang
• Jenazah Pria Gantung Diri di Lahan Eks Bioskop 21 Jadi Tontonan Warga
• BREAKING NEWS Heboh Mayat Pria Tewas Tergantung di Pohon Kersen Kawasan Bumi Waras
Beberapa menit kemudian pria tersebut siuman.
Setelah itu, dia bangkit dan duduk di kursi di depan warung.
SN mengaku memiliki riwayat penyakit epilepsi.
Warga Pekon Way Jaha, Kecamatan Pugung ini kesehariannya berjualan makanan ringan dengan cara berkeliling menggunakan sepeda motor.
SN mengaku tidak pernah ke luar daerah atau berinteraksi dengan pendatang dari luar daerah.
Dalam kondisi kelelahan, penyakit epilepsinya sering kambuh dan ia pingsan secara tiba-tiba.
"Setelah sadar diketahui dia merupakan warga Pekon Way Jaha. Dia pedagang makanan ringan dan kerupuk yang berkeliling di seputar Kecamatan Pugung," ujar Okta.
Okta memastikan SN tidak terkait dengan Covid-19.
Hal itu dikuatkan dengan keterangan Da, anak SN.
Ia mengaku sering menjemput ayahnya jika epilepsinya sedang kambuh.
Seusai didata, SN kemudian berpamitan pulang dan tidak melanjutkan berdagang. (Tribunlampung.co.id/Tri Yulianto)