Kasus Corona di Lampung
Cegah Penyebaran Covid-19, Pemkot Bandar Lampung Akan Tambah Posko Pemantauan Perbatasan
Pemkot Bandar Lampung akan segera menambahkan satu titik posko pemantauan perbatasan Kota Bandar Lampung.
Penulis: Vincensius Soma Ferrer | Editor: Reny Fitriani
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID,BANDAR LAMPUNG - Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bandar Lampung Ahmad Nurizki Erwandi membeberkan pihaknya akan segera menambahkan satu titik posko pemantauan perbatasan Kota Bandar Lampung.
Posko yang akan dihadirkan tersebut rencananya akan diletakkan di sekitar pintu keluar Tol Lamatang Trans Sumatera.
"Atas nama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bandar Lampung dan perintah Bapak Wali Kota Herman HN, saya menyampaikan bahwasanya Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung akan segera menambahkan satu posko lagi di pintu keluar Tol Lematang," ujarnya, Senin (13/4/2020).
Sebelumnya, Pemerintah Kota Bandar Lampung telah menghadirkan lima titik posko pemeriksaan pendatang yang hendak memasuki wilayah kota Bandar Lampung di lokasi yang berbeda.
Kelima posko pemantauan perbatasan saat ini telah ada lima posko dimana untuk lokasinya berada di depan Polsek Sukarame (akses keluar masuk kendaraan melalui Jalan Tol Trans Sumatera), Tugu Raden Intan Hajimena dan Panjang (perbatasan dengan Kabupaten Lampung Selatan), dan Kemiling (perbatasan dengan Kabupaten Pesawaran yang juga Jalan Lintas Barat) dan TPI Lempasing Pesawaran (perbatasan Bandar Lampung dengan Pesawaran).
• Pemkot Bagikan 2.000 Masker Kain Gratis dan Kampanyekan Wajib Pakai Masker di Tempat Umum
• Pemkot Metro Perpanjang Masa Belajar di Rumah Bagi Siswa hingga 28 April 2020
• Perkuat Imunitas, Ratusan Napi Lapas Kelas II A Berjemur Sambil Olahraga Ringan
• Kecelakaan Tunggal di Tanjung Senang, Toyota Sienta Ringsek Tabrak Pohon di Pinggir Jalan
Penambahan posko sendiri diakuinya mengikuti instruksi Wali Kota Bandar Lampung guna mengantisipasi mobilitas di perbatasan dan mencegah penyebaran Virus Corona agar tidak semakin meluas.
Di titik posko, setiap kendaraan disemprot disinfektan. Pengendara maupun penumpang juga dicek suhu tubuhnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan pertiap posko pemantauan aka dihadirkan 10-12 personel.
Dimana rinciannya sebagai berikut: 1 orang personel TNI, 2 orang personel kepolisian, 2 orang personel Pol-PP, 3-4 personel BPBD, 2 orang dari Dinas Kesehatan, 2 personel dari Dinas Perhubungan dan ada dari pihak relawan.
(Tribunlampung.co.id/V Soma Ferrer)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/ahmad-nurizki-erwandi-5.jpg)