Tribun Bandar Lampung
ASN Pemkot Diminta Tak Mudik, Herman HN: ASN yang Melanggar Dikenakan Hukuman Disiplin
Dalam rangka pencegahan persebaran Covid-19 di Kota Bandar Lampung, ASN agar tidak berpergian ke luar daerah dan atau kegiatan mudik.
Ia juga menjelaskan, belum menerima keluhan dari stafnya maupun kelurahan yang berada di lingkup Kecamatan Tanjungkarang Pusat.
Menurutnya, pihaknya juga telah melakukan imbauan serupa kepada masyarakat untuk tidak mudik dan tetap berada di kediamannya masing-masing.
"Edukasi yang serupa juga kami (kecamatan TKP) lakukan terhadap warga di tiap-tiap kelurahan di TKP. Sudah secara otomatis dari pihak kami akan juga sadar akan pentingnya untuk tidak melakukan mudik Idul Fitri 1441 Hijriah," jelas Maryamah.
Donasi 500 APD
Pemkot Bandar Lampung melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyalurkan bantuan 500 Alat Pelindung Diri (APD) ke seluruh fasilitas kesehatan di kota setempat, Senin (20/4/2020).
Bantuan APD berupa baju azmat itu dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bandar Lampung, Syamsul Rahman mengatakan, jumlah APD yang dibagi disesuaikan jumlah personel yang ada di rumah sakit dan fasilitas kesehatan masing-masing.
APD tersebut dibagikan ke 13 puskesmas rawat inap dan 18 puskesmas pembantu. Masing- masing menerima 10 unit Bantuan juga diberikan kepada 7 rumah sakit swasta se-Bandar Lampung sebanyak 160 unit.
“Tujuh RS swasta itu yakni RS Bhayangkara, RS TNI/DKT, RS Advent, RS Imanuel, RS Urip Sumoharjo, RS Graha Husada, dan RS Bumi Waras. Msing-masing mendapatkan 20 unit,” ujarnya saat diwawancarai awak media di lingkungan kantor BPBD Kota Bandar Lampung.
Syamsul menambahkan, RSUD Abdul Moeloek menerima 20 unit APD dan 30 unit ke RSUD Dr A Dadi Tjokrodipo.
“Ini bentuk kepedulian dan keamanan untuk tenaga medis yang ada di Kota Tapis Berseri, karena mereka salah satu garda terdepan penanganan Covid-19 ini,” katanya.
Ketua Forum Kepala Puskesmas Kota Bandar Lampung, Rini Alita mengatakan bahwa bantuan APD ini akan sangat bermanfaat bagi petugas kesehatan di pusat kesehatan masyarakat.
Pasalnya, petugas kesehatan tidak tahu apakah pasien yang diperiksa terpapar Covid- 9 atau tidak.
Ia mengatakan, saat ini yang paling dibutuhkan oleh petugas di puskesmas adalah masker medisN95. Ia berharap, APD untuk tenaga medis di rumah sakit dan puskesmas bisa tercukupi selama masa pandemi dan berharap Covid-19 cepat berakhir (Tribunlampung.co.id/V Soma Ferrer)