Tribun Bandar Lampung

Senin Besok 1.000 Tenaga Medis Bandar Lampung Jalani Rapid Test

Mulai Senin (4/5/2020), tenaga kesehatan yang menangani pasien terpapar virus corona (Covid-19) di Bandar Lampung akan menjalani rapid test

Penulis: Vincensius Soma Ferrer | Editor: soni
Tribun Lampung/soma ferrer
Kepala Dinas Kesehatan Bandar Lampung Edwin Rusli saat diwawancarai awak media Kamis sore (30/4/2020) 

 

Senin Besok 1.000 Tenaga Medis Bandar Lampung Jalani Rapid Test

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Mulai Senin (4/5/2020), tenaga kesehatan yang menangani pasien terpapar virus corona (Covid-19) di Bandar Lampung akan menjalani rapid test atau tes cepat.

 Wali Kota Bandar Lampung Herman HN melalui Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung 1.000 tenaga kesehatan.

Satu Orang Akhirnya Mengaku, 8 Penumpang Travel dari Jakarta Positif Corona Hasil Rapid Test

"Yang sudah sampai ada seribu dari total lima ribu alat rapid test. Kita (Pemkot Bandar Lampung) akan dahulukan tenaga-tenaga kesehatan, khususnya yang menangani pasien covid-19," ujarnya, Kamis sore (30/4/2020).

Secara teknis, Edwin Rusli mengatakan, pihaknya  segera membagikan alat rapid test tersebut kepada pengelola puskesmas dan rumah sakit se-Kota Bandar Lampung.

"Kita akan menyerahkan alat rapid test tersebut ke puskesmas-puskesmas dan rumah sakit-sumah sakit. Karena yang kita utamakan ialah tenaga medis," jelasnya.

Kaget Lihat Hasil Rapid Test Paula Verhoeven, Baim Wong Pisah Ranjang?

 Edwin Rusli juga mengatakan untuk tahapan selanjutnya rapid test akan menyasar kemasyarakat. "Nanti akan diturunkan kepada masyarakat yang memiliki gejala-gejala seperti covid-19 yang mana akan ditangani oleh puskesmas terdekat," tambahnya.

 Lebih lanjut Edwin menegaskan tidak ada mapping lokasi untuk pelaksanaan rapid test. Namun pihaknya akan mengarahkan pelaksanan rapid test kepada daerah-daerah yang secara titik persebarannya memiliki potensi tinggi.

Sejauh ini Pemerintah Kota Bandar Lampung telah mengantongi sebanyak 5.500 alat rapid test.  Sebanyak 500 alat rapid test di antaranya merupakan bantuan dari pemerintah provinsi , dan lima ribu lainnya berasal  dari anggaran pemkot.(Tribunlampung.co.id/V Soma Ferrer)

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved