Kasus Corona di Lampung

Cerita Pj Sekkab Lamsel Thamrin Jalani Ramadan di Tengah Pandemi, Jadi Imam Salat Tarawih Keluarga 

Selain memiliki waktu lebih banyak bersama keluarga untuk berbuka puasa, Ia pun memiliki pengalaman spiritual tersendiri.

Penulis: Dedi Sutomo | Editor: Reny Fitriani
Dokumentasi Pribadi
Pj Sekkab Lamsel Thamrin. Cerita Pj Sekkab Lamsel Thamrin Jalani Ramadan di Tengah Pandemi, Jadi Imam Salat Tarawih Keluarga  

Laporan Wartawan Tribun Lampung Dedi Sutomo

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KALIANDA – Puasa ramadan 1441 H tahun ini di tengah pandemi virus corona (covid-19) memiliki hikmah tersendiri bagi Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan Thamrin

Selain memiliki waktu lebih banyak bersama keluarga untuk berbuka puasa, Ia pun memiliki pengalaman spiritual tersendiri.

Bila sebelumnya, ia belum pernah menjadi imam untuk sholat tarawih karena biasanya melaksanakan sholat tarawih berjamaah di masjid.

Pada tahun ini, dirinya melaksanakan sholat tarawih di rumah bersama dengan keluarga.

Ia pun menjadi iman sholat tarawih.

Cerita Bupati Parosil dan Nanang Mengisi Ramadan di Tengah Pandemi Corona

Cerita Guru di Pedalaman Tuba, Antar Materi untuk Belajar di Rumah karena Siswa Tak Punya Gadget

Jurnalis Cetak hingga Televisi Jalani Rapid Test Difasilitasi Diskes Lampung, Apa Hasilnya?

Tak Hiraukan Physical Distancing, Belasan Bendahara Sekolah Berkerumun di Kantor Disdikbud

“Kita sholat tarawih di rumah. Ini menjadi pengalaman saya menjadi iman untuk sholat tarawih. Karena ramadhan sebelum-sebelumnya, kita sholat tarawih berjamaah di masjid,” kata Thamrin kepada Tribunlampung.co.id, Rabu (6/5/2020).

Menurut dirinya, ia pun kembali belajar terutama untuk memperbanyak hapalan surat-surat Alquran.

“Pada puasa ramadhan tahun ini, selain waktu bersama keluarga yang lebih banyak. Saya juga memiliki waktu lebih banyak lagi untuk belajar kembali tentang agama,” ujar dirinya.

Sedangkan untuk menu berbuka, menurut Thamrin, dirinya dan keluarga tidak memiliki menu khusus yang harus selalu ada.

Dirinya berbuka dengan menu makanan pada umumnya.

“Menu khusus berbuka tidak ada. Menu biasa, seperti kolak atau jajanan berbuka lainnya. Untuk lauk makan usai berbuka dan sahur, juga tidak ada menu khusus yang harus selalu ada,” kata dia.(Tribunlampung.co.id/Dedi Sutomo)

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved