Berita Nasional
Polisi Dikelilingi Para Preman Dibentak-bentak, Pelaku Utama Tertangkap
Dari video terlihat warga memegangi polisi tersebut sambil membentak petugas itu.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, DELISERDANG - Seorang anggota polisi diintimidasi para preman.
Peristiwa intimidasi terjadi di Tanjung Morawa, Deliserdang, Sumatera Utara.
Video intimidasi terhadap anggota polisi ini beredar luas di media sosial.
Dari video yang diunggah akun Instagram @cetul22, terlihat para preman memegangi polisi tersebut sambil membentak petugas itu.
"Itu tadi kau suruh keluar mobil, itu saksi banyak. Kau macam hebat kali kau," ujar seorang pria berkemeja hitam dengan suara tinggi sambil menunjuk petugas tersebut.
• Polisi Belum Bisa Tentukan Penyebab Kematian Tansuli, Kapolsek: Nanti Tim Medis yang Tentukan
• Polisi Dikerubungi Preman hingga Diajak Berkelahi, Cuma Dibalas dengan Senyum
• Keluarga Amien Rais Pecah di PAN, Mumtaz Rais Sebut Hanafi Rais dan Adik-adiknya Baper Politik
• Riset Universitas di Singapura Prediksi Waktu Berakhirnya Pandemi Corona di Indonesia
Preman lainnya tampak terus mengintimidasi petugas itu. Bahkan, terdengar suara makian.
Pria berkemeja hitam kembali datang dengan memaki-maki petugas tersebut.
"Sebagai apa menyuruh mobil keluar dari sini. Tidak aman, aman tidak, aman tidak. Apa kau nyuruh aku, bin***** kau ya, kau tandai mukaku," ujar pria itu.
Dalam video lainnya yang beredar, tampak pria berkemeja hitam yang memaki-maki polisi tertunduk dengan tangan diborgol.
"Tengok kemari, seluruh polisi Indonesia mencari kau, kan kau tadi ditandai kan," ujar seorang pria yang merekam video itu.
Tampak juga pria berkemaja itu mendapat dua kali pukulan di wajah.
Dalam video yang sama, pria berkemeja hitam meminta maaf kepada polisi atas apa yang telah dilakukannya.
"Seluruh polisi Indonesia minta maaf aku," katanya.
Terkait video yang beredar, Kasubag Humas Polresta Deli Serdang, Iptu M Naibaho menjelaskan, pria berkemeja hitam tersebut berinisial JU als AG (40), warga Dusun V Desa Tanjung Morawa B.
"Dia ditangkap pada Rabu (6/5/2020) malam karena diduga melakukan pengancaman terhadap anggota Polsek Tanjung Morawa Aipda Rinkon Manik," ujar Naibaho ketika dihubungi via telepon, Kamis (7/5/2020).