Jadikan Anak Balitanya Teman, Cerita Wanita Karier di Bandar Lampung Latih Kesabaran Selama Ramadan

Berpuasa salah satunya untuk melatih kesabaran dan rasa emosional. Kondisi ibu rumah tangga yang dihadapkan pada urusan pekerjaan

Penulis: sulis setia markhamah | Editor: soni
Tribun Lampung/Sulis Setia M 
Direktur Slanik Waterpark Lampung menemani buah hatinya belajar dan bermain di rumah 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Berpuasa salah satunya untuk melatih kesabaran dan rasa emosional. Kondisi ibu rumah tangga yang dihadapkan pada urusan pekerjaan dan juga rumah termasuk anak, adalah hal yang cukup menguras kesabaran. Sehingga membutuhkan tips tertentu untuk bisa menahan diri.

Nur Fita Sari, Direktur Slanik Waterpark Lampung memiliki kiat tersendiri untuk menahan emosi menghadapi tingkah polah anaknya yang berusia 5 tahun dimana saat ini masih aktif-aktifnya. Belum lagi sederet pekerjaan yang cukup menguras pikiran dan tenaga.

"Mengatasi keaktifan anak diliat dari aktif apa dulu. Semisal berantakin mainan nggak mau beresin diajak suit/ hompipah yang kalah harus beberes," bebernya yang tengah mengandung buah hati ke dua ini kepada Tribunlampung.co.id, Sabtu (9/5/2020).

Pemain BLFC Wiganda Pradika Target Khatam Alquran di Bulan Ramadan Bersama Istri

Selain itu Fita juga menjadikan anak sebagai teman sehingga bisa memposisikan diri harus seperti apa. "Lebih diliat polanya anak aja. Saat deket anak harus bisa jadi teman supaya nggak emosi pas nyikapin tingkah anak," tambah dia.

Menurutnya, penting bagi seorang ibu untuk menikmati perannya sebagai istri, ibu, juga pekerja apabila memang memiliki pekerjaan di luar urusan rumah.

Sehingga bisa membagi peran sesuai kebutuhan. "Saat dengan anak, lakukan hal yang menyenangkan supaya nggak emosian dan lebih sabar," beber perempuan berhijab ini.

Pengusaha kuliner dan juga produk kecantikan di Bandar Lampung Sheyla Taradia Habib mengatakan, menikmati momen berpuasa di tengah situasi Corona dirinya lebih punya banyak waktu untuk suami dan dua buah hatinya yang masih balita.

"Karena basic-nya aku ibu rumah tangga yang punya bisnis sendiri, tidak jauh berbeda sebenarnya berpuasa di situasi Corona dimana memang sudah terbiasa menghabiskan banyak waktu dirumah dengan anak," papar Mama Shey, sapaan akrabnya.

Cerita Pj Sekkab Lamsel Thamrin Jalani Ramadan di Tengah Pandemi, Jadi Imam Salat Tarawih Keluarga 

Menjaga kesabaran dan agar tidak selalu tersulut emosi di tengah keadaan berpuasa dalam menghadapi tingkah polah anak, Sheyla mengaku membuat situasinya menjadi menyenangkan.

"Aku punya anak 2 masih kecil-kecil jadi harus ekstra lebih.
Caranya kalo adek rewel, kakak aku minta tolong ke papanya untuk ngajak main. Jadi kerjasama itu penting," kata Sheyla.

Dengan bantuan peran dari seorang ayah, sambung dia, mengasuh dua anak balita menjadi lebih mudah dan terasa lebih menyenangkan.

Melatih Sabar

Dosen FAI UM Lampung M Sholihin  membeberkan, diantara hikmah yang dapat diperoleh daripada puasa adalah melatih dan menimbulkan kesabaran bagi yang mengerjakannya. 

"Puasa adalah salah satu media untuk melatih dan membiasakan sabar. Jika puasa dilakukan dengan benar sesuai dengan tuntunan agama, maka ia akan melahirkan manusia- manusia yang sabar," katanya.

Yaitu manusia yang mampu menghadapi setiap permasalahan dengan baik dan benar sesuai dengan tuntunan agama. Maka orang- orang yang telah terbiasa dengan berpuasa, akan menampakkan kesabaran dalam sikap, gerak dan langkah kehidupannya sehari-hari.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

Iktikaf dan Momen Muhasabah

 

Menjemput Malam Lailatul Qodar

 

Ngabuburit yang Berpahala

 
© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved