Balita di Langkat Terinfeksi Corona Akibat Sering Pergi ke Rumah Sakit
Diduga pasien terinfeksi corona saat berobat di rumah sakit. Pasalnya, keluarganya sudah dilakukan rapid test dan negatif
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Seorang balita di Langkat, Sumatera Utara terinfeksi virus corona diduga karena kerap berobat ke rumah sakit.
Juru Bicara Satgas Covid 19 Langkat, dr Arifin Sinaga menyampaikan adanya seorang balita di Langkat yang positif Covid-19.
Selain itu, ada satu orang dalam Pemantauan (ODP) dan 4 Pasiena Dalam Pengawasan (PDP).
Pasien positif Covid-19 diketahui seorang balita laki-laki inisial SS (3) warga Pangkalan Susu.
"Ada satu balita positif Covid-19. Saat ini sudah diisolasi di Rumah Sakit Adam Malik Medan. Hari ini SS dinyatakan positif Covid-19 setelah menjalani pemeriksaan PCR (Polymerase Chain Reaction) dan rapid test," kata dr Arifin Sinaga, di Stabat, Senin (11/5/2020).
• Waspada Jika Keluar Rumah, Aksi Kriminalitas Meningkat di Tengah Pandemi Corona
• Tukang Becak di Pasuruan Kelaparan hingga Curi Beras 5 Kilogram
• 10 YouTuber Terkaya Indonesia, Penghasilan Tertinggi Rp 681 Juta hingga 7 Miliar Per Bulan
• Suami Istri Pedagang Meninggal Corona, 2 Pasar di Surabaya Langsung Ditutup

Dijelaskan, bahwa balita ini menjadi pasien Covid-19 berstatus PDP sejak 29 April 2020.
Pasien juga mengidap riwayat penyakit leukemia yang sejak November 2019 rutin berobat di RSUP Adam Malik.
Diduga SS terinfeksi virus corona saat berobat di RSUP Ama MAlik. Pasalnya, orangtua dan keluarga SS sudah dilakukan rapid test dan hasilnya negarif.
"Saat ini tempat tinggal SS sudah disemprot disinfektan dan orangtua serta keluarga SS juga telah dilakuan rapid test hasilnya negatif, sekarang sedang menjalani karantina mandiri," ungkapnya.
Bupati Langkat Terbit Rencana PA dan Wakil Bupati Langkat Syah Afandin secara terpisah terus melakukan penyaluran sembako ke warga terdampak Covid-19 di Kecamatan Stabat dan Kecamatan Binjai.
Lalu di Kecamatan Hinai, Kecamatan Wampu dan Kecamatan Secanggang, Kecamatan Selesai, Kecamatan Sei Bingai dan Kecamatan Sirapit.
Bantuan di masa sulit terus berkala disalurkan juga ke Kecamatan Babalan, Kecamatan Brandan Barat, Kecamatan Pangkalan Susu.
"Nantinya akan ada bansos susulan, baik dari Pemprov Sumut dan pemerintah pusat.
Saya mohon dan meminta masyarakat Langkat membantu pemerintah memutus mata rantai penyebaran virus, dengan tetap mengurangi aktivitas di luar rumah, selalu menjaga kebersihan diri, tidak berjabat tangan, hindari kerumunan dan gunakan masker bila bepergian," ujarnya.
Data Covid-19 di Sumut