Berita Nasional
Tersambar Petir, Istri Tewas di Depan Suami dan Anak
Seorang istri tewas di depan suami dan anaknya akibat tersambar petir. Korban tewas tersambar petir seusai menanam tembakau di sawah miliknya.
Sedangkan dua remaja yang tersambar petir merupakan pemain tengah yang memperkuat tim sepak bola Kecamatan Tinanggea ketika melawan Kecamatan Buke.
Pertandingan tersebut dibuka oleh Bupati Konawe Selatan Surunuddin Dangga pada Senin (17/2/2020).
Akibat peristiwa ini, pertandingan terpaksa ditunda.
Tewas saat cari orang hilang
Sebelumnya di Lampung, Suherman, warga Sukadana, Lampung Timur, mengalami nasib nahas.
Ia dikabarkan tewas tersambar petir saat ikut mencari rekannya yang hilang di kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK).
Dari informasi yang dihimpun Tribunlampung.co.id, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.00 WIB, Senin (6/1/2020).
Kala itu, Suherman bersama Mustofa dan Giono mencari warganya yang belum kembali setelah mencari rumput di kawasan TNWK.
Saat memasuki hutan, hujan deras turun.
Mereka kemudian berteduh di bawah pohon pule.
Tidak lama, terdengar suara petir menggelegar.
Tak dinyana, petir menyambar Suherman, Mustofa, dan Giono sehingga terpental.
Rekan korban kemudian meminta bantuan kepada warga desa.
Ketiganya sempat dibawa ke bidan setempat, kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Sukadana.
Namun, Suherman meninggal dunia dalam perjalanan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/tersambar-petir-istri-tewas-di-depan-suami-dan-anak.jpg)