Tribun Lampung Selatan

Warga Bisa Nyeberang Tanpa Suket, Penyeberangan di Pelabuhan Bakauheni Sudah Dilonggarkan

Saat ini Pelabuhan Bakauheni telah membuka kembali layanan penyeberangan bagi masyarakat umum.

Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/Dedi Sutomo
Suasana Pelabuhan Bakauheni. Warga Bisa Nyeberang Tanpa Suket, Penyeberangan di Pelabuhan Bakauheni Sudah Dilonggarkan 

Meski begitu sudah terlihat adanya kendaraan pribadi, bus, termasuk pejalan kaki yang hendak menyeberang ke Pulau Jawa.

Secara umum, angkutan masih didominasi truk logistik.

Para penumpang diwajibkan memakai masker, mencuci tangan, kemudian suhu tubuh mereka dicek menggunakan thermal gun.

Bagi penumpang yang memiliki suhu tubuh di atas 37,5 derajat celcius, maka akan diarahkan ke KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan).

Untuk penumpang yang memiliki subu tubuh dibawah 37,5 derajat celsius, dapat melanjutkan perjalanannya.

Untuk warga yang suhu tubuhnya dibawah 37,5 derajat ini diperbolehkan membeli tiket menggunakan sistem e-money dengan dibantu oleh petugas.

Lebih lanjut General Manajer PT. ASDP Cabang Bakauheni, Capten Solikin menerangkan, pihaknya telah menerapkan protokol kesehatan untuk pemberlakukan new normal.

Protokol kesehatan itu mulai dari penyediaan tempat mencuci tangan, pemeriksaan kesehatan, kewajiban menggunakan masker, serta sterilisasi fasilitas pelabuhan dan kapal telah dilakukan sejak awal adanya pandemi Covid-19.

Physical distancing antarpenumpang juga diberlakukan di pelabuhan maupun di dalam kapal.

Tidak hanya pada pengguna jasa.

Penerapan protokol kesehatan ini juga berlaku bagi karyawan dan seluruh stakeholder yang berkegiatan di lingkungan pelabuhan Bakauheni.

Untuk penjualan tiket online penumpang pejalan kaki, kendaraan pribadi dan bus, Solikin mengatakan, masih menunggu arahan dan keputusan dari BPTD.

Meski begitu, ia mengaku, memasuki awal Juni hingga kemarin, angkutan penyeberangan secara umum telah mulai meningkat. Bahkan menyentuh angka 4.700 transaksi.

Padahal di akhir Mei lalu, angkutan penyeberangan hanya sekitar 2.700 transaksi.

Dalam kondisi normal, jumlah kendaraan yang menyeberang ini mencapai 8.000 lebih transaksi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved