Dendi Ramadhona: Pesawaran Siap New Normal

Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona menyatakan sudah siap menjalankan new normal sebagai tahap lanjutan penanganan kasus Covid-19.

ISTIMEWA
Pemimpin Umum Tribun Lampung Hadi Prayogo (kanan) talkshow bersama Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona di Tribun TV Lampung, Selasa (9/6/2020) malam. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona menyatakan sudah siap menjalankan new normal sebagai tahap lanjutan penanganan kasus Covid-19.

Protokol kesehatan juga sudah disiapkan, lengkap dengan sanksi bagi pelanggar.

Dendi mengungkapkan hal itu dalam kunjungan silaturahmi ke kantor Tribun Lampung, Bandar Lampung, Selasa (9/6/2020).

Dendi didampingi Kepala BPBD Mustari, Kadis Kominfo Isroni, Kadis Pariwisata Elsafri, Kadis Kesehatan Harun Trijoko, Kabag SDA Anggun Saputra, dan Kabag Protokol Jayadi Yasa.

Kereta Beroperasi Lagi 12 Juni, Penumpang Wajib Bawa Surat Rapid Test

New Normal, Kapasitas Mobil Pribadi Cuma 50 Persen

Penumpang Pesawat Tetap Bawa Suket Covid-19, Naik Kapal Cuma Pakai KTP

Kasus Corona di Lampung, 148 Kasus Positif, 106 Pasien Sembuh

Kunjungan Dendi bersama jajaran Pemkab Pesawaran diterima Pemimpin Umum Tribun Lampung Hadi Prayogo, Pemimpin Redaksi Andi Asmadi, Pemimpin Perusahaan Margaretha Iin Wahyuningrum, dan para manajer.

Mereka menyambung silaturahmi dengan segenap pimpinan Tribun Lampung untuk terus bersinergi dalam rangka membangun Pesawaran.

Bupati Dendi juga didapuk menjadi bintang tamu dalam talk show di Tribun TV Lampung dengan dipandu oleh Hadi Prayogo.

Bahasan utama menyangkut konsep new normal yang akan diterapkan di Bumi Andan Jejama.

Menurut Dendi, new normal merupakan konsep di mana masyarakat harus bisa memutus mata rantai Covid-19 namun tidak menghentikan aktivitas ekonomi.

Ia menyatakan jajaran Pemkab Pesawaran siap menerapkan konsep new normal.

"Isu new normal ini memang sedang hangat, tentunya ini akan kita terapkan di daerah kami. Bagaimanan bisa memutus mata rantai Covid-19 tapi ekonomi tetap berjalan, maka new normal menjadi pilihanya," kata Dendi.

Ia menjelaskan, untuk menerapkan konsep tersebut harus disertai dengan protokol kesehatan di setiap aktivitas masyarakat, baik di sekolah, pasar-pasar, pariwisata, hingga sektor pertanian.

"Kita atur dengan kedisiplinan Protokol Kesehatan dari Gugus Tugas Covid-19, ada 13 orang di setiap kecamatan dari para tokoh masyarakat dilibatkan, termasuk TNI-Polri," ujarnya.

Kata Dendi, saat ini Pemkab Pesawaran sedang melakuan edukasi ke masyarakat mengenai protokol kesehatan.

Di mana, antara pedagang dan pembeli harus mengenakan masker, pemilik objek wisata dan wisatawan harus mengenakan masker dan hand sanitizer, dan cuci tangan serta jaga jarak.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved