Video Berita
VIDEO MKD DPR RI Ingatkan Krisdayanti Lebih Bijak Gunakan Medsos
Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI Habiburokhman memberikan imbauan kepada Krisdayanti agar lebih arif
Penulis: ikhsan dwi nur satrio | Editor: Daniel Tri Hardanto
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI Habiburokhman mengimbau Krisdayanti agar lebih arif saat menggunakan medsos.
Hal tersebut disampaikan dalam video yang diunggah di kanal YouTube KH Infotainment, Selasa (9/6/2020).
Habiburokhman menjelaskan, sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) kerja bagus saja masih dinilai belum cukup.
Sehingga perlu ditambah kehati-hatian dan juga introspeksi diri.
• VIDEO Putus dengan Indra, Nikita Willy Ubah Penampilan hingga Akui Idamkan Calvin Jeremy
• VIDEO Jeje Akui Sudah Pisah Ranjang dengan Syahnaz karena Tidak Setuju Pindah ke Rumah Rp 6 M
• Ketahuan Selingkuh, Pria Mabuk Dibunuh Istrinya yang Sedang Hamil
• Herman HN Gratiskan PBB untuk Warga Kurang Mampu di Bandar Lampung
Krisdayanti sebagai anggota DPR masa bakti 2019-2024 dinilai selalu menjalankan tugas secara baik.
Habiburokhman melihat istri dari Raul Lemos itu sangat aktif menghadiri rapat yang diadakan oleh DPR RI.
Meski demikian, Habiburokhman mengatakan kinerja seperti itu belum tentu mendapatkan apresiasi dari publik.
"Di DPR kita itu tidak cukup kerja bagus, tapi juga harus hati-hati mawas diri," terang Habiburokhman.
"Kalau Mbak KD saya lihat sendiri, rapat rajin, aktif, tapi itu belum tentu dipuji masyarakat," tambahnya.
Habiburokhman menuturkan, adanya masalah seperti yang sedang dialami Krisdayanti, anggota DPR bisa menjadi sorotan.
Karena anggota DPR sangat erat dengan yang namanya perundungan dari publik.
Sehingga permasalahan tersebut bisa terkait kehormatan seorang anggota DPR.
Tak hanya itu, unggahan Krisdayanti juga menyangkut soal kemuliaan harga diri sebagai perwakilan rakyat.
Di mana poin-poin di atas memang menjadi perhatian khusus bagi MKD sendiri.
"Kalau kita lengah sedikit, ada hal-hal seperti ini kita ini sangat rentan di-bully," tutur Habiburokhman.