Berita Nasional

Gara-gara Utang Tak Kunjung Dibayar, Vina Dihabisi di Mobil yang Melaju di Jalan Tol

Gara-gara tak kunjung bayar utang, seorang wanita dibunuh dua temannya dan jenazahnya dibuang ke jurang.

surya/mohammad romadoni
Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander membeberkan barang bukti kejahatan dan dua tersangka pembunuhan Mas'ud (Kanan) dan tersangka Rifat (Kiri) di Polres Mojokerto. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Gara-gara tak kunjung bayar utang, seorang wanita dibunuh dua temannya dan jenazahnya dibuang ke jurang.

Korban bernama Vina Aisyah dihabisi di dalam mobil yang melaju di jalan tol Mojokerto-Malang. 

Korban dijerat lehernya menggunakan tali tambang dan kepalanya dipukuli menggunakan tongkat besi hingga meningga dunia.

Pelaku pembunuhan berencana terhadap Vina Aisyah akhirnya ditangkap polisi.

Vina Aisyah Pratiwi dibunuh dua temannya Mas'ud Andy Wiratama dan Rifat Rizatur Rizan (20) terungkap. 

Gadis Sidoarjo ini dibunuh lalu mayatnya dibuang di di dasar jurang Gajah Mungkur, Pacet Selatan, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Mas'ud Andy Wiratama (23) warga Beringin, Kelurahan Pamotan, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo dan Rifat Rizatur Rizan (20) warga Jalan Trem Sentul, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo membunuh Vina pada Selasa (23/6/2029). 

Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander, mengatakan kedua tersangka membunuh korban di dalam mobil saat melaju di jalan Tol Singosari Malang. 

Luna Maya Liburan di Pantai, Pose Seksi Pakai Bikini Jadi Sorotan

Sosok John Kei di Mata Anak-anaknya dan Tetangga

Artis TikTok Ditemukan Meninggal Dunia, Postingan Terakhir Jadi Sorotan

Kepala Desa Tewas Ditembak Senapan Angin, Pelaku Mantan Anak Buahnya

Berikut kronologinya: 

1. Rencanakan di warung kopi 

Menurut AKBP Dony Alexander, tersangka Mas'ud mengajak tersangka Rifat merencanakan kejahatan di warung kopi Kelurahan Juwetkenongo, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo.

Di warung itu lah mereka saling berbagi peran dan menyusun skenario pembunuhan. 

Masih kata Dony, tersangka Mas'ud telah merencanakan akan membunuh korban jika yang bersangkutan tidak membayar utang senilai Rp 40 juta.

Pinjaman uang sejak Januari 2020 sudah berjalan enam bulan.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved