Hari Anti Narkotika Internasional 2020
Wapres Ma’ruf Amin dan Wagub Nunik Ajak Selamatkan Generasi Muda dari Narkoba
Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik) mengajak seluruh elemen masyarakat ikut menyelamatkan generasi masa depan dari pengaruh buruk narkoba.
Penulis: Bayu Saputra | Editor: Daniel Tri Hardanto
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik) mengajak seluruh elemen masyarakat ikut menyelamatkan generasi masa depan dari pengaruh buruk narkoba.
Hal itu dikatakan Nunik saat menghadiri upacara peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) secara virtual di Aula Atmani Wedhana kantor BNNP Lampung, Jumat (26/6/2020).
Hadir pula dalam upacara tersebut Wakil Presiden Ma’ruf Amin.
Nunik menjelaskan, hidup 100 persen itu bermakna sadar, sehat, produktif, dan bahagia tanpa narkoba.
Untuk itu, kata dia, Pemprov Lampung akan menggandeng BNNP Lampung untuk memerangi narkoba.
• Antisipasi Peredaran Narkoba di Lampung, BNNP Jalankan Program Desa Bersinar Awal Juli 2020
• Ketua LSM Anti Narkoba Ditangkap Bawa Sabu
• UPDATE Corona di Lampung, Total 188 Kasus Positif Covid-19, 141 Sembuh
• Jadi Fokus Rapid Test, Kelurahan Pidada Sumbang Kasus Positif Tertinggi di Panjang
"Pemprov Lampung akan bekerja sama dengan BNNP Lampung untuk memerangi narkoba. Dengan demikian, generasi muda bisa selamat dari kejahatan narkoba," kata Nunik dalam rilis yang diterima Tribunlampung.co.id, Sabtu (27/6/2020).
"Mari bersama-sama menyelamatkan generasi masa depan anak cucu, bangsa Indonesia dari kejahatan narkoba," imbuhnya.
Sementara Wapres Ma’ruf Amin menyampaikan pesan sedikit berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
"Karena ada pandemi Covid-19, peringatan Hari Anti Narkotika Internasional tahun 2020 diselenggarakan secara virtual," katanya.
Meski begitu, kata dia, tidak mengurangi kekhidmatan dan tujuan mulia pemerintah dalam memberantas narkoba.
Wapres mengingatkan bahwa generasi muda akan menjadi pemimpin masa depan.
Oleh sebab itu, generasi muda harus bebas dari narkoba.
Apalagi ke depan Indonesia akan memasuki era bonus demografi, di mana generasi muda akan menjadi pemimpin di masa depan.
"Indonesia, pada sisi lain sedang memasuki gerbang bonus demografi. Generasi milenial pada dekade mendatang akan muncul sebagai pengganti generasi saat ini," imbuh Ma'ruf.
Maka dari itu mereka harus sehat produktif dan hidup bahagia tanpa narkoba.