Kasus Corona di Lampung
53 OTG Corona di Pringsewu Jalani Rapid Test, Jika Ada yang Reaktif Maka Dilanjutkan Tes Swab
Sebanyak 53 orang tanpa gejala (OTG) hasil tracing pasien terkonfirmasi positif Covid-19, W (26) menjalani rapid test.
Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono | Editor: Noval Andriansyah
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Sebanyak 53 orang tanpa gejala (OTG) hasil tracing pasien terkonfirmasi positif Covid-19, W (26) menjalani rapid test.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Pringsewu dr Nofli Yurni mengatakan, rapid test dilakukan sesuai SOP (Standard Operation Procedure).
"SOP-nya begitu (harus menjalani rapid test)," ungkap Nofli, Minggu, 28 Juni 2020.
Adapun hasil rapid test tersebut, menurut Nofli belum dilaporkan kepada GTPP Covid-19 Kabupaten Pringsewu.
Nofli menambahkan, apabila dari hasil rapid test ditemukan ada yang reaktif, maka akan dilakukan uji laboratorium sampel swabnya.
Namun, kata, Nofli, sampai saat ini belum diketahui hasil atas uji rapid test.
"Belum dilaporkan," ungkapnya.
• UPDATE 7 Pasien Corona Sembuh di Lampung, Tak Ada Kasus Baru Pasien Positif Corona
• Gadis 15 Tahun di Lampung Selatan Dicabuli 2 Kali oleh Pemuda Kenalan dari Media Sosial
• PDAM Way Rilau Tawarkan Diskon 10 Persen hingga Potongan Angsuran untuk Pelanggan Baru
• PPDB 2020 untuk SD dan SMP di Metro Wajib Pakai KK, Sekkot: Tak Bisa Pakai Surat Domisili
Dipantau Tim Gugus Tugas
Sebelumnya, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Peingsewu melakukan pemantauan terhadap 53 orang tanpa gejala (OTG).
OTG merupakan orang yang tidak bergejala mempunyai risiko tertular dari orang yang terkonfirmasi positif Covid-19. Mengingat, OTG mempunyai riwayat kontak dengan pasien virus corona.
Juru Bicara GTPP Covid-19 Kabupaten Pringsewu dr Nofli Yurni mengatakan, ke 53 OTG merupakan hasil tracing dari orang terkonfirmasi positif virus corona, yaitu, W (26), seorang perawat RSUD Pringsewu.
W sampai saat ini masih menjalani isolasi di RSUD Pringsewu.
"Iya benar, ke 53 OTG yang sedang dalam pemantauan tersebut hasil tracing dari W, yang terkonfirmasi positif virus corona," kata Nofli saat dihubungi, Minggu, 28 Juni 2020.
W diketahui terkonfirmasi positif Covid-19 setelah menerima pemeriksaan sampel swab.
Hasil swab laboratorium dilaporkan oleh RSUD Pringsewu, Kamis, 25 Juni 2020.
Nofli mengatakan, sampel swab pertama dan kedua milik W, hasil laboratorium terkonfirmasi positif.
"Pemeriksaan swab tersebut, berawal dari skrining rapid test reaktif dari tuan W, pada tanggal 19 Juni 2020," tutur Nofli.
Kemudian ditindaklanjuti dengan pengambilan sampel swab pada 22 Juni 2020.
Swab tersebut diperiksa di Laboratorium RSUD Pringsewu dan hasilnya positif, Kamis, 25 Juni 2020.
W yang tidak lain warga ibu kota Kabupaten Pringsewu diisolasi di RSUD Pringsewu untuk mendapat pemeriksaan lebih lanjut.
Kondisinya sampai saat ini cukup baik dan tidak ada keluhan dari hasil pemeriksaan oleh tim dokter RSUD Pringsewu.
Selain melacak orang yang pernah kontak dengan W, GTPP Covid 19 Kabupaten Pringsewu juga menelusuri sumber penularan terhadap W.
Diketahui dengan ditemukannya kasus Covid-19 pada W, menambah daftar orang yang terkonfirmasi positif virus corona di Bumi Jejama Secancanan menjadi dua orang.
Satu orang pasien positif sudah dinyatakan sembuh, yakni pasien perempuan inisial N (24) dari Pekon Giri Tunggal, Kecamatan Pagelaran Utara.
N dinyatakan terinfeksi Covid-19 pada April 2020 kemarin.
Sementara itu N pernah menjalani perawatan di ruang isolasi RSUDAM.
Kini N sudah dinyatakan sembuh dan sudah menjalani aktifitas di kampung halamannya, sejak 29 April 2020 kemarin.
Jadi RS Rujukan
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pringsewu ditunjuk sebagai salah satu rumah sakit (RS) rujukan pemeriksaan Swab virus corona.
Direktur RSUD Pringsewu dr Teddy Sp.PD mengungkapkan, bahwa RSUD Pringsewu sebagai rujukkan tiga wilayah.
Selain Kabupaten Pringsewu sendiri, juga dua kabupaten lainnya yakni Kabupaten Tanggamus dan Kabupaten Pesisir Barat.
"RSUD Pringsewu ditunjuk Dinkes Provinsi (Lampung) sebagai rujukan tiga kabupaten untuk pemeriksaan Covid-19. Yaitu, Pringsewu, Tanggamus dan Pesisir Barat," ungkap Teddy ketika dihubungi, Jumat, 26 Juni 2020.
Lanjut Teddy, RSUD Pringsewu sudah bisa melakukan pemeriksaan tersebut sejak Senin, 22 Juni 2020.
Pemeriksaan, menurut dia, dengan metode TCM (Tes Cepat Molekuler).
Teddy mengungkapkan, specimen yang diperiksa adalah swab dari hidung atau tenggorokan.
Pemeriksaan tersebut dilakukan oleh Tim Laboratorium Patologi Klinik RSUD Pringsewu.
Tim tersebut berjumlah 11 orang tenaga analis dengan supervisi dari dokter spesialis patologi klinis, yaitu dr M Nur Sp PK. (Tribunlampung.co.id/R Didik Budiawan C)