Tribun Bandar Lampung

Air SPAM di Bandar Lampung Ditarget Mengalir Agustus 2020

Titin menyebutkan, pengerjaan sambungan rumah (SR) di tiga kecamatan yakni Kecamatan Rajabasa, Kedaton, dan Labuhan Ratu, sudah mencapai 80 persen.

Tribunlampung.co.id/Sulis Setia M
Pemasangan pipa distribusi SPAM di Jalan ZA Pagar Alam, Bandar Lampung, Sabtu (27/6/2020). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Awal Agustus mendatang, air proyek Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) yang merupakan kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU) ditarget sudah mengalir ke pelanggan di empat kecamatan.

Kasubbag Humas dan Hukum PDAM Way Rilau Titin Kusumawati membeberkan, proses pengerjaan masih terus dikebut untuk pemasangan pipa distribusi di Jalan ZA Pagar Alam.

"Pengerjaan galian untuk pipa distribusi SPAM KPBU saat ini masih terus dilakukan. Ditarget 1 Agustus 2020 air SPAM KPBU sudah mengalir ke rumah-rumah," kata Titin kepada Tribunlampung.co.id melalui sambungan telepon, Minggu (28/6/2020).

Titin menyebutkan, pengerjaan sambungan rumah (SR) di tiga kecamatan yakni Kecamatan Rajabasa, Kedaton, dan Labuhan Ratu, sudah mencapai 80 persen.

"Itu pengerjaannya sudah 80 persen," ungkapnya.

PDAM Way Rilau Benarkan Pemasangan Pipa di Jalan ZA Pagar Alam Bagian dari KPBU

Ruas Jalan ZA Pagar Alam yang Rusak Akibat Galian Proyek SPAM Diaspal Ulang 

Geger Penemuan Mayat tanpa Kepala di Perairan Kuala Teladas Tulangbawang

Siswi SMA di Lampung Barat Menghilang 10 Hari, Tak Pulang Seusai Ambil Berkas Kelulusan

Lalu untuk pengerjaan jalur existing, saat ini tengah dilakukan di Kecamatan Way Halim yang juga akan menggunakan SPAM KPBU.

"Pengerjaan di Way Halim juga sudah dimulai. Sudah sampai Jalan Ki Maja. Masuknya daerah existing KPBU," jelasnya.

Pelanggan yang ditarget di tiga kecamatan yakni 20 ribu sambungan, termasuk untuk jalur existing seperti Way Halim.

"Dari target 20 ribu itu, baru 2.000 pelanggan kurang lebih yang tersambung di tiga kecamatan. Sisanya belum karena ada yang belum daftar juga," bebernya.

Mengenai keluhan pengguna jalan akibat material galian yang berada di badan jalan, Titin memaklumi dan meminta bersabar.

"Salah satu kendalanya yang pastinya dapat keluhan masyarakat," tandasnya. (Tribunlampung.co.id/Sulis Setia M) 

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved