Kasus Corona di Lampung
Sekeluarga Pasien Covid-19 di Lampung Sembuh, Termasuk Bayi 5 Bulan
Dari 7 pasien di Lampung yang sembuh, di antaranya bayi 5 bulan yang dirawat satu ruang bersama ibunya, ayah, serta anak perempuan mereka yang berusia
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Jumlah pasien corona (Covid-19) yang sembuh di Provinsi Lampung terus bertambah.
Perkembangan terbaru datang dari Rumah Sakit Bandar Negara Husada (RSBNH) Kota Baru, Lampung.
Dari total 16 pasien yang dirawat di sana, ternyata 7 di antaranya sudah sembuh dan telah pulang ke rumah masing-masing pada 25 Juni dan 28 Juni lalu.
Dari 7 pasien di Lampung yang sembuh, di antaranya bayi 5 bulan yang dirawat satu ruang bersama ibunya, ayah, serta anak perempuan mereka yang berusia 12 tahun.
Bayi, kakak perempuan, dan ibunya dinyatakan sembuh dan keluar rumah sakit sejak 25 Juni.
• UPDATE Corona di Lampung 30 Juni, Positif 190 Kasus, Sembuh 150
• Winarti: Rumah Ibadah Jangan Jadi Klaster Baru Covid-19
• Tetangga IRT di Lampung Tengah Takut Keluar Rumah karena Dengar Suara Orang Teriak-teriak
• Polda Lampung Bantah Minimarket di Bandar Lampung Jadi Sasaran Empuk Para Pelaku Pencurian
Sementara sang ayah keluar pada 28 Juni bersama 3 pasien lainnya.
Direktur RSBNH Djohan Lius membeberkan, hasil uji swab terakhir para pasien tersebut sudah negatif.
Karena itu, mereka sudah diperbolehkan pulang.
Terkait anak perempuan berusia 12 tahun yang sempat tidak terpapar, ternyata dia juga masuk rumah sakit bersamaan dengan kedua orangtua dan bayi 5 bulan ini.
Mereka berempat datang ke rumah sakit pada 22 Juni 2020.
"Setelah menjalani perawatan selama tiga hari, sang mama Jovita, anaknya Adelita usia 12 tahun, dan bayi Keyra 5 bulan, dinyatakan sembuh sesuai hasil swab dan diperbolehkan pulang pada 25 Juni. Beberapa hari kemudian, baru sang ayah dinyatakan negatif," jelas dr Djohan, Selasa (30/6/2020).
Menurut Djohan, bukan cuma bayi beserta ibu dan ayahnya yang sudah sembuh dari Covid-19.
Kakak dari bayi ini pun, remaja perempuan, berusia 12 tahun, juga telah sembuh dari Covid-19.
Ketiganya keluar dari rumah sakit secara bersamaan.
"Jadi mereka ini datang ke rumah sakit berempat pada 22 Juni. Yakni, ibu, bapak dan kedua anak mereka. Setelah menjalani perawatan selama tiga hari, sang mama Jovita, anaknya Adelita usia 12 tahun dan bayi Keyra 5 bulan, dinyatakan sembuh sesuai hasil swab dan diperbolehkan pulang pada 25 Juni," jelas dia.
Saat ini pasien yang masih dirawat RSBNH tersisa 9 orang.
Kondisi mereka stabil dan baik.
Hasil swab terakhir ke-9 pasien tersebut masih positif, sehingga belum dibolehkan pulang.
Jadwal pengambilan swab berikutnya di hari kelima dan keenam setelah pengambilan swab sebelumnya.
Mengenai kemungkinan pasien yang sudah sembuh terinfeksi kembali, menurutnya Djohan, tentu ada.
"Untuk itu kita selalu sampaikan kepada pasien yang sembuh agar menjaga diri, tidak keluar rumah sebelum 14 hari dan setelahnya jika beraktivitas di luar tetap mematuhi protokol kesehatan," tandasnya.
7 Sembuh
Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bandar Lampung Ahmad Nurizki Erwandi mengatakan, total 7 pasien yang dirawat di RSBNH sudah pulang ke rumah masing-masing.
Mereka semua warga Panjang, Bandar Lampung.
Rinciannya, 3 pasien keluar RSBNH pada 25 Juni dan 4 pasien pada 28 Juni.
Ia menambahkan, sebenarnya pasien bayi 5 bulan tidak dihitung terkonfirmasi Covid-19 karena negatif.
Namun karena masih bayi jadi ikut dirawat bersama ibunya.
Menurut Direktur RSBNH Djohan Lius, untuk perspektif medis, bayi 5 bulan tersebut dianggap pasien dan diambil swabnya karena kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif Covid-19.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung Edwin Rusli menambahkan, untuk 9 pasien yang masih dirawat di RSBNG jika hasil swabnya negatif maka bisa langsung pulang.
Ia mengatakan, total ada 15 dari 26 warga Panjang yang telah dinyatakan sembuh dari Covid-19.
Sementara terdapat dua pasien Covid-19 yang meninggal dunia.
"Jadi mereka sembuh bertahap," kata Edwin.

Meskipun dinyatakan sembuh, mereka tetap dianjurkan melakukan isolasi mandiri di rumahnya masing-masing.
Tambah 2 Pasien
Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Lampung Reihana mengatakan, per Selasa kemarin, terdapat tambahan 2 pasien positif Covid-19.
Mereka yakni pasien nomor 189 ini, inisial VRS, laki-laki usia 29 tahun,warga Bandar Lampung.
Pasien tersebut tidak ada riwayat perjalanan.
Ia bekerja sebagai petugas survei lapangan di sebuah bank swasta.
Pada 27 Juni lalu dia masuk RS dengan keluhan demam, sesak napas, batuk, diare, dengan komorbid hipertensi.
Pada 29 Juni terkonfirmasi positif Covid-19 dan kini dirawat di RS.
Pasien lainnya yakni bernomor 190, inisial HCS, perempuan usia 45 tahun, warga Metro.
Pasien memiliki riwayat dari Bekasi pada 26 Juni dan pada 29 Juni terkonfirmasi positif Covid-19.
Saat ini sedang isolasi mandiri di rumah.
Selain tambahan pasien positif, terdapat satu pasien yang sembuh, yakni pasien nomor 152, warga Bandar Lampung, bernama Gilang Gumilar.
"Ada juga PDP yang meninggal dunia berinisial Y berumur 71 tahun laki-laki warga Bandar Lampung," katanya.

Reihana juga menyebut soal rapid test massal yang dijadwalkan Juli ini.
Rapid test akan digelar di 4 daerah dan Pemprov telah menyiapkan 30 ribuan alat rapid test.
Update Corona di Lampung, Selasa (30/6/2020):
1. Positif 190 orang
(28 isolasi/dirawat, 150 sembuh, 12 meninggal)
2. PDP 170 orang
(7 isolasi/dirawat, 133 sembuh, 30 meninggal)
3. ODP 3.538 orang
(55 dipantau, 3.474 selesai dipantau, 9 meninggal)
(lis/som/byu)