Asal Usul Pendapatan Negara Korea Utara Dibongkar
Dewan Keamanan secara bulat telah menjatuhkan sanksi terhadap Korea Utara sejak 2006 dalam upaya untuk menghentikan pendanaan untuk program-program ru
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Tidak banyak orang tahu bagaimana Korea Utara (Korut) menjalankan perekonomian negaranya.
Negera tersebut tidak memiliki sumber daya alam yang besar yang membuatnya menjadi negara dengan penghasilan potensial.
Sejauh ini, diketahui penduduk Korea Utara sebagian besar bekerja sebagai buruh tani.
Namun walau begitu Korea Utara menjalankan proyek nuklir dan memiliki kekuatan militer yang besar.
Inilah alasan mengapa beberapa negara lain tak boleh memandang remeh Korut.
Namun timbul pertanyanaan?
• Foto Istrinya Diedit, Kim Jong Un Marah Besar
• Kim Yo Jong Adik Pemimpin Korut Kim Jong Un Janji Gunakan Militer Ancam Korea Selatan
• Sosok Penyebar Berita Kim Jong Un Sakit Keras hingga Meninggal Dunia
Jika Korut tidak memiliki sumber daya alam dan penduduknya bekerja sebagai sumber tani, bagaimana bisa negara ini terus menjalankan poyek nuklirnya?
Dari manakah Korut mendapatkan uang?
Jika Anda bertanya-tanya mengenai hal ini, mungkin Anda bisa menemukan jawabannya di tulisan kali ini.
Melansir dari New York Post, dari laporan rahasia PBB, Korea Utara ternyata menghasilkan sekitar 2 miliar dollar AS atau Rp28 triliun.
Tapi dari 'mencuri' bank pertukaran kripto.
Uang tersebut juga dikatakan untuk membiayai proyek senjata pemusnahan massal mereka.
Pyongyang meningkatkan program nulir balistik, antar benua dalam beberapa tahun terakhir.
Para ahli mengatakan, Korea Utara terus menggunakan ruang maya untuk melancarkan serangan dan mencuri dana dari lembaga keuangan dan pertukaran uang kripto.
Pelakunya adalah Republik Demokratik Rakyat Korea yang beroperasi di bawah arahan Biro Pengintaian, dan mengumpulkan uang untuk program WMD (senjata pemusnah massal).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/kcna-via-kns.jpg)