Tribun Bandar Lampung

Penjual dan Pembeli Hewan Kurban Tahun Ini Diprediksi Turun

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Bandar Lampung Agustini menyebut, penurunan jumlah lapak atau kios diduga akibat dari masa pandemi Covid-19

Tayang:
Penulis: Vincensius Soma Ferrer | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/Soma
Pertanian dan Peternakan Kota Bandar Lampung saat melakukan pemeriksaan hewan kurban, Kamis (17/7/2020). Penjual dan Pembeli Hewan Kurban Tahun Ini Diprediksi Turun 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Penjual hewan kurban untuk Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah diprediksi menurun dibandingkan tahun lalu.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Bandar Lampung Agustini menyebut, penurunan jumlah lapak atau kios diduga akibat dari masa pandemi Covid-19.

"Kalau data tahun lalu lebih kurang tercatat ada 350 lapak kurban. Tetapi tahun ini turun menjadi 250 lapak kurban," kata Agustina, Jumat (17/7/2020).

Tidak hanya penjual, Agustina memprediksi, pembeli kurban juga turut menurun akibat hal yang sama.

Endy, salah seorang pedagang kurban di Jalan Sultan Agung menyebut, penjualan tahun ini turun hingga 50 persen.

"Penjualan sapi maupun kambing turun hingga 50 persen dari tahun sebelumnya. Ya penurunan ini mungkin karena Covid-19," ujarnya.

Imbau Tak Konsumsi Hati Hewan Kurban, Kadis Pertanian dan Peternakan Khawatir Ada Cacing

Kendaraan Operasional Stasiun TV Raib, Korban Heran Mobil Tua Digasak Maling

Pengendara Wajib Jaga Jarak 1 Meter, Satlantas Polresta Pasang Marka RHK Bagi Sepeda Motor

Prakiraan Cuaca Lampung Hari Ini, Sabtu 18 Juli 2020

Meskipun mengalami penurunan penjualan, pihaknya mengaku tidak mengubah nominal harga yang dipatok.

Untuk harga satu ekor sapi ia menjual di kisaran Rp 17 juta sampai Rp 25 juta.

"Tapi kalau kambing Rp 2 juta hingga Rp 3,5 juta. Dan menjelang lebaran ini aja baru 6 sapi yang terjual," ungkapnya.

"Tahun sebelumnya bisa menjual sapi sampai 50 ekor, dan kambing mencapai 200 ekor. Tapi untuk tahun ini masih belum di angka itu," paparnya.

Senada dengan Endy, Roni pedagang hewan kurban di Jalan Cut Nyak Dien, Tanjungkarang Pusat mengatakan, penjualan hewan kurban masih terbilang sepi pembeli.

"Ini dari stok 30 ekor kambing, baru ada beberapa yang terjual," ungkap Roni.

Menurut dia, pada tahun sebelumnya, dalam satu hari dapat menjual sekitar tiga hingga lima ekor kambing.

"Tetapi saat ini, jangankan pembeli. Pelanggan tahunan saja tidak memesan hewan kurban pada saat ini," tutupnya.(Tribunlapung.co.id/V Soma Ferrer)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved