Penemuan Jenazah di Lampung Tengah

Sudah 2 Orang Tenggelam di Sungai Way Seputih, Warga Sebut Arus Deras saat Hujan

Warga sebut peristiwa tenggelamnya orang di aliran Sungai Way Seputih, Kecamatan Gunung Sugih, Lampung Tengah, bukan kasus yang pertama.

Penulis: syamsiralam | Editor: Noval Andriansyah
Dokumentasi BPBD Lampung Tengah
Pencarian korban tenggelam di aliran sungai Way Seputih, Kecamatan Gunung Sugih, Lampung Tengah. Sudah 2 Orang Tenggelam di Sungai Way Seputih, Warga Sebut Arus Deras saat Hujan. 

Identitas Korban

Korban tenggelam di aliran Sungai Way Seputih, Kecamatan Gunung Sugih, Lampung Tengah diketahui bernama Asropi.

Tim Basarnas dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Tengah, menemukan jenazah seorang yang diduga tenggelam di aliran Sungai Way Seputih, Kecamatan Gunung Sugih, Lampung Tengah, Senin (20/7/2020).

Salah seorang kerabat korban, Juanda menyebutkan, Asropi diketahui keluar rumah sejak Minggu (19/7/2020) siang.

Setelah itu, kata Juanda, sejak Minggu sore, korban tidak diketahui lagi keberadaannya.

"Awalnya keluarga mengira ia (korban) keluar rumah saja, tapi sampai malam tidak balik-balik ke rumah, dan ditanya keberadaannya tidak ada yang tahu," kata Juanda, Senin (20/7/2020).

Tak hanya itu, keluarga juga sempat menanyakan kepada para kerabat dan teman korban, namun tak satupun yang mengetahui keberadaan korban.

"Korban ini orangnya pendiam dan tidak aneh-aneh, dia (korban) masih tinggal dengan keluarganya di Seputih Jaya."

"Jadi saat keberadaannya sudah tidak diketahui lagi, keluarga terus mencari kabar," imbuhnya.

Temukan Jenazah

Tim Basarnas dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Tengah, menemukan jenazah seorang yang diduga tenggelam di aliran Sungai Way Seputih, Kecamatan Gunung Sugih, Lampung Tengah, Senin (20/7/2020).

Tim yang bergerak dari Mojo Agung, Kelurahan Seputih Jaya, Kecamatan Gunung Sugih, akhirnya menemukan jenazah lelaki yang akhirnya diketahui bernama Asropi (24), warga Lingkungan 5 RT 20.

Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD M Husnip menerangkan, timnya lebih kurang empat jam menyusuri aliran Sungai Way Seputih sebelum akhirnya menemukan korban.

"Tim dibagi dua dengan beranggotakan delapan orang dari Basarnas dan delapan orang dari BPBD."

"Korban kami temukan beberapa ratus meter dari lokasi di mana terakhir kali korban dilihat warga," kata M Husnip, Senin (20/7/2020).

Husnip menambahkan, kondisi korban saat ditemukan sudah dalam posisi tenggelam, dan tubuh tersangkut ranting kayu di tengah sungai.

"Tim turun (ke dasar sungai) sekira pukul 10.00 WIB, dan jenazah ditemukan lebih kurang pukul 14.00 WIB."

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved