Berita Nasional
Pemilik PS Store Putra Siregar Mengaku Dijebak
Pemilik PS Store, Putra Siregar akhirnya buka suara setelah ditetapkan sebagai tersangka terkait tindak pidana kepabeanan.
Mereka juga menyita sejumlah uang tanpa berita acara penyitaan dan penggeledahan.
"Pada saat itu hanya ada karyawan bernama Hatta dan Lewis, toko besarnya cuma 2x2 meter," kata Putra Siregar.
Soal kasus Koko Jimmy dan Rudi Lihat
Putra pun merasa kaget bukan kepalang, ia menduga kuat saat itu dijebak.
Apalagi, pedagang Ponsel Ilegal J dan R ternyata tidak diproses hukum di kemudian harinya.
Keduanya diduga tidak diproses sebagaimana Putra Siregar yang diendapkan dan diproses hukum hingga tiga tahun lamanya.
Anehnya lagi, terbukti tidak satu pun foto J dan R tersebut terpampang di akun Instagram Bea Cukai Kanwil Jakarta, itu terkait perkembangan kasusnya apakah sudah dilimpahkan ke Jaksa atau belum.
Belakangan, setelah tiga tahun lamanya, mendadak Putra Siregar ditetapkan tersangka pelanggaran kasus kepabean.
“Tidak sedikit pun saya lari dari kewajiban denda ataupun pajak kepada negara."
"Saya mau bayar, tapi bagaimana bayarnya? Kami selama ini taat bayar pajak ke negara," ungkap Putra Siregar.
Hingga akhirnya, diakui Putra, pihaknya membayar kerugian negaranya sebesar Rp 500 juta.
Padahal, jumlahnya hanya Rp 63 juta.
Sebut pembunuhan karakter
Lebih jauh, Putra mengatakan, hal yang dialaminya tersebut merupakan pembunuhan karakter karena telah mengunggah foto dirinya.
Padahal, pembunuh saja tidak ditampilkan fotonya atau diblur wajahnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/pemilik-ps-store-putra-siregar-mengaku-dijebak.jpg)