Prostitusi Artis di Lampung
Polisi Juga Periksa Pengusaha Asal Lampung Inisial S yang Order Artis Vernita Syabilla
Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Yan Budi Jaya menyatakan pihaknya mendalami keterangan seorang pria diduga sebagai orang yang order Vernita.
Penulis: joeviter muhammad | Editor: Noval Andriansyah
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Anggota Polresta Bandar Lampung masih melakukan pemeriksaaan terhadap artis Vernita Syabilla dan dua orang yang diduga mucikari MAZ dan MM di Mapolresta Bandar Lampung.
Selain ketiga orang tersebut, muncul nama baru yang disebut sebut sebagai pemesan atau pengguna jasa prostitusi online.
Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Yan Budi Jaya menyatakan pihaknya juga mendalami keterangan seorang pria yang diduga sebagai orang yang mengorder Vernita Syabilla.
"Ada satu (pengguna jasa) inisialnya S," ungkap Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Yan Budi Jaya, saat memberikan keterangan Rabu (29/7/2020).
TONTON JUGA:
Namun Kapolresta enggan menerangkan apakah S turut diamankan bersama Vernita, MAZ dan MM saat dilakukan penggerebekan di salah satu hotel berbintang pada Selasa malam.
Bahkan hingga saat ini, polisi belum menetapkan status terhadap nama-nama tersebut.
"Nanti setelah 1x24 jam baru bisa tetapkan statusnya saksi atau tersangka," jelas Kapolresta.
• Prostitusi Artis di Lampung, Hesty Klepek-klepek hingga VS
• BREAKING NEWS Artis VS dan 2 Terduga Muncikari Masih Diperiksa Polresta Bandar Lampung
• Gerebek Artis VS, Polisi Temukan Uang Tunai Rp 30 Juta di Kamar Hotel
• Pakai Jaket Hoodie, Begini Penampakan Artis VS di Polresta Bandar Lampung
Lebih lanjut Kapolresta mengungkap S berlatar belakang pekerjaan dari kalangan swasta.
"Pekerjaan swasta, warga Lampung," jelasnya.
Curhat di IG
Artis Vernita Syabilla sempat curhat di media sosial terkait penangkapan dirinya karena kasus dugaan prostitusi online.
Vernita bersama dua orang yang diduga muncikari diamankan Polresta Bandar Lampung di sebuah kamar hotel bintang kawasan Bandar Lampung, Selasa (28/7/2020) malam.
Namun, di sela menjalani pemeriksaan penyidik Polresta Bandar Lampung, Rabu (29/7/2020), artis FTV yang juga pedangdut itu sempat membuka akun Instagram miliknya.
Dalam postingan Insta Story miliknya, Vernita menyatakan siap menerima semua konsekuensi atas kasus tersebut.
Postingan tersebut dibuat Vernita beberapa menit setelah dipindahkan ke ruang penyidikan.
"Silahkan hujat dgn apa yg kalian pikirkan Toh nanti ada berita sesungguhnya yg menjelaskan," tulis Vernita dalam Insta Story yang diunggah sekitar pukul 12.41 WIB.

Hingga kini, polisi belum menentukan status Vernita bersama dua terduga muncikari berinisial I alias MAZ dan M.
Ketiganya masih dimintai keterangan oleh polisi.
Pakai Jaket Hoodie
Artis VS masih bungkam seusai menjalan pemeriksaan di Polresta Bandar Lampung, Rabu (29/7/2020).
Dari pantauan Tribunlampung.co.id, VS mengenakan dress cokelat dibalur jaket hoodie warna abu-abu.
Tak lupa, ia juga memakai masker warna putih.
VS tampak keluar dari salah satu ruang penyidikan menuju ruang lainnya dengan pengawalan ketat oleh polisi.
Sayangnya, VS yang disebut tengah menjajal dunia tarik suara ini belum mau memberikan keterangan terkait dugaan prostitusi online yang menjeratnya.
VS digelandang polisi usai digerebek di kamar salah satu hotel berbintang di Bandar Lampung, Selasa (28/7/2020) malam.
Di kamar tersebut, polisi juga mengamankan dua orang yang diduga muncikari.
Polisi juga mendapatkan barang bukti uang tunai Rp 30 juta di kamar tersebut.
Ketiganya langsung dibawa ke mapolresta Bandar Lampung atas dugaan prostitusi online.
Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Yan Budi Jaya membeberkan, tiga orang itu, polisi juga menemukan barang bukti sejumlah uang.
"Iya benar, informasi nya seperti itu (artis). Sekarang masih diperiksa," ungkap Kapolresta.

Amankan Rp 30 Juta
Polisi menangkap artis VS dalam penggerebekan di kamar hotel berbintang di Bandar Lampung, Selasa (28/7/2020) malam.
Di kamar tersebut, polisi menemukan uang tunai sebesar Rp 30 juta.
Dalam penggerebekan itu, polisi menggelandang artis berinisial VS bersama dua orang yang diduga muncikari.
Ketiganya langsung dibawa ke Mapolresta Bandar Lampung atas dugaan prostitusi online.
Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Yan Budi Jaya membeberkan, selain mengamankan tiga orang itu, polisi juga menemukan barang bukti berupa uang puluhan juta.
"Iya benar, informasinya seperti itu (artis). Sekarang masih diperiksa," ungkap Yan Budi saat memberikan keterangan kepada awak media, Rabu (29/7/2020).
Menurut Kapolresta, dugaan prostitusi online yang menyeret salah satu bintang FTV itu merujuk penemuan uang senilai Rp 30 di dalam kamar hotel.
"Ada uang sebagai barang bukti yang ditemukan anggota saat (VS) ditangkap," jelasnya.
Tarif VS
Artis berinisial VS ditangkap Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Bandar Lampung, Selasa (28/7/2020) malam.
VS diduga terlibat prostitusi online.
Berapa tarif VS untuk sekali kencan?
VS ditangkap atas atas dugaan keterlibatan jaringan prostitusi online bersama dua terduga muncikari, yakni I alias MAZ dan M.
Namun polisi belum dapat menyimpulkan adakah keterlibatan I, M, dan VS dengan jaringan prostitusi online yang melibatkan artis Hana Hanifa di Medan.
"Belum tahu itu. Masih pengembangan," ujar Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Rezky Maulana, Rabu (29/7/2020).
Soal tarif, Rezky tak menampik banderol VS tidak jauh dengan artis-artis lainnya.
Seperti diketahui, sejumlah artis yang pernah terlibat prostitusi online memasang tarif puluhan hingga ratusan juta untuk sekali kencan.
"Kira-kira ya segitu," imbuhnya.
Saat ini artis VS dan dua terduga muncikari masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik Polresta Bandar Lampung.
Sebelumnya, bintang FTV Hana Hanifa ditangkap Polrestabes Medan dalam kasus dugaan prostitusi online.
Hana disebut menerima uang Rp 20 juta dari seorang pengusaha Medan.
Uang yang ditransfer ke rekening Hana itu disebut sebagai tarif untuk sekali kencan.
Diperiksa Intensif
Dua terduga muncikari prostitusi online dan artis VS masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik Unit PPA Satreskrim Polresta Bandar Lampung, Rabu (29/7/2020).
Dua terduga muncikari tersebut berinisial I dan M.
Polisi melakukan pemeriksaan terhadap ketiganya seusai penggerebekan di sebuah kamar hotel berbintang di Bandar Lampung, Selasa (28/7/2020) malam.
Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Yan Budi Jaya mengatakan, ketiganya masih diperiksa intensif oleh penyidik.
Polisi juga belum menetapkan status ketiganya.
"Sabar, masih didalami (keterangan) oleh penyidik," ungkap Yan Budi Jaya.
Sementara Kasat Reskrim Kompol Rezky Maulana belum bisa memberi keterangan lebih lanjut mengenai penangkapan I, M dan VS.
Dia memberikan kesempatan bagi penyidik untuk mendalami keterangan dari ketiganya dalam jangka waktu 1x24 jam.
Namun ia tak menampik bahwa I, M, dan VS ditangkap karena terlibat kasus prostitusi online.
"Dugaan mengarah ke situ (prostitusi online). Lebih jelasnya setelah diperiksa penyidik," jelasnya. (Tribunlampung.co.id/Muhammad Joviter)