Kasus Corona di Lampung

Sebelumnya Zona Orange, Bandar Lampung Kini Kembali ke Zona Kuning

Status zona kuning diperoleh Bandar Lampung kemarin (Selasa, 28/7/2020). Hal tersebut dijelaskan melalui postingan akun instagram @dinkeslampung.

Penulis: Vincensius Soma Ferrer | Editor: Reny Fitriani
Screenshoot IG @dinkeslampung
Zona covid-19 di Lampung. Sebelumnya Zona Orange, Bandar Lampung Kini Kembali ke Zona Kuning 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Kota Bandar Lampung kembali masuk dalam kategori zona kuning resiko persebaran covid-19.

Dimana sebelumnya Kota Tapis Berseri diberi stempel zona orange kasus serupa.

Status zona kuning diperoleh Bandar Lampung kemarin (Selasa, 28/7/2020).

Hal tersebut dijelaskan melalui postingan akun instagram @dinkeslampung.

Bandar Lampung berketerangan zona kuning dengan kasus terkonfirmasi positif covid-19 121 orang, tulis keterangan bergambar dalam postingan tersebut. 

TONTON JUGA:

Rinciannya, sembuh 99 orang, meninggal 7 orang dan 15 lainnya masih dalam perawatan.

Sementara setelah diamati, tidak ada perbedaan jumlah kasus antara data 28 Juli dengan hari sebelumnya.

Zona Kuning Cuma 9 Hari, Bandar Lampung Kini Zona Oranye Lagi

Prostitusi Artis di Lampung, Hesty Klepek-klepek hingga VS

Prakiraan Cuaca Lampung Hari Ini 29 Juli 2020

330 Juleha di Lampung Selatan Rapid Test

Dimana pada 27 Juli, status Bandar Lampung masih ditetapkan sebagai zona orange.

Sebagai informasi, kejadian Bandar Lampung menerima zona kuning resiko persebaran covid-19 bukanlah hal yang pertama.

Sebelumnya, pada 15 Juli silam Bandar Lampung menerima status zona kuning setelah sebelumnya ditetapkan sebagai zona orange.

Namun, pada 23 Juli, kota serupa kembali harus menerima status zona orange.

Pernah dijelaskan Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung Edwin Rusli yang mengatakan perubahan status resiko persebaran covid-19 bisa berubah setiap saat.

Edwin me jelaskan perubahan status kezonaan itu diambil dari persentase ancaman kenaikan kasus, nilai kesembuhan dan kematian pasien terpapar covid-19.

"Faktornya ada banyak, jumlah kasus, yang meninggal dan yang sembuh itu jadi indikator," ujarnya kepada Tribunlampung.co.id, Jumat (24/7/2020).(Tribunlampung.co.id/V Soma Ferrer)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved