Berita Nasional

Mantan Napi Teroris Racun Kemayoran yang Kini Beternak Lele

Kelompok ini saat itu berusaha menyebarkan teror dengan wacana meracuni anggota polisi.

Tribun Solo
Paimin Mantan Napi Teroris Racun Kemayoran yang Kini Beternak Lele, saat mengikuti upacara 17 Agustus di Balai Kota Solo, Senin (17/8/2020). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Eks narapidana teroris (napiter) bernama Paimin (39) Warga Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Sambung Macan, Kecamatan Sragen memiliki kisah masa lalu kelam bersama kelompok teroris.

Paimin yang saat ini mengaku telah 'bertaubat' dari dunia terorisme.

Dia terbukti memimpin sebuah kelompok beranggotakan delapan orang dan berencana meracuni polisi di Polda Metro Jaya sebelum akhirnya ditangkap pada Oktober 2011 silam.

Akibat perbuatannya tersebut, Paimin harus menjalani hukuman penjara di Polda Metro Jaya, Mako Brimob, dan Lapas Klas II A Magelang selama 30 bulan sebelum bebas pada April 2014.

"Saya saat tertangkap merenungi jalan saya salah," katanya saat mengikuti upacara 17 Agustus di Balai Kota Solo, Senin (17/8/2020).

Curhat Kekasih Gisel yang Pernah Pacari Agnez Mo: Wijin Punya Apa Sih?

Bocah 14 Tahun Dihamili Duda dan Dibawa Kabur, Ibunya Menangis Terus

Jaksa Fedrik Adhar Meninggal karena Corona, Tangani Kasus Novel Baswedan dan Ahok

Penampakan Rumah Sederhana Milik Nella Kharisma di Kediri

"Saat itu saya meninggalkan dua anak," jelasnya mengawali cerita.

Paimin memaparkan, dirinya dulu mengikuti sebuah kelompok bernama Santanam.

Kelompok ini saat itu berusaha menyebarkan teror dengan wacana meracuni anggota Polda Metro dan Polsek di lingkungannya.

"Saya terjerat kasus racun Kemayoran," akunya.

"Dulu kelompok saya merencanakan itu, tapi belum terlaksana kami ketahuan dan tertangkap," kata Paimin.

Paham terorisme itu dia dapat saat berkumpul dengan kelompoknnya, mereka mendapatkan doktrin kemudian tumbuh rasa dendam dengan polisi dan lain sebagainya.

Berdasarkan doktrin yang diberikan, mereka mau melakukan aksi teror.

"Tapi sekarang sudah tidak seperti itu, kami sudah sadar dan kembali ke masyarakat," papar dia.

Bahkan saat bebas dia dijemput warga Sragen di mana tempat dia tinggal.

"Sekarang seperti biasa tinggal di Sragen dan beternak lele," kata dia.

Bahkan saat ini dia sudah memiliki 4 orang anak yang disayanginya. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul Cerita Eks Napiter Asal Sragen, Dulu Ditangkap karena Ingin Racuni Polisi, Kini Taubat & Ternak Lele

Sumber: Tribun Solo
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved