Breaking News:

Tribun Metro

Pemkot Metro Siapkan Anggaran Rp 800 Juta untuk Rapid Test Guru SD dan SMP

Pemkot Metro menyiapkan anggaran sekitar Rp 800 juta untuk melakukan rapid test pada guru SD dan SMP di wilayah setempat.

Tribunlampung.co.id/V Soma Ferrer
Ilustrasi - Suasana rapid test yang digelar Pemkot Bandar Lampung di halaman kantor pemkot, Selasa (18/8/2020). Pemkot Metro Siapkan Anggaran Rp 800 Juta untuk Rapid Test Guru SD dan SMP. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Pemerintah Kota (Pemkot) Metro menyiapkan anggaran sekitar Rp 800 juta untuk melakukan rapid test pada guru SD dan SMP di wilayah setempat.

Wali Kota Achmad Pairin mengatakan, rapid test merupakan bagian dari persiapan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka di sekolah dan untuk memastikan jika tenaga pendidik di Metro sehat.

"Jadi, belajar tatap muka saat pandemi Covid-19 ini harus diawasi secara ketat dan sesuai dengan protokol kesehatan. Makanya Pemkot Metro akan menyiapkan anggaran Rp 800 juta untuk rapid test para guru," ujar Achmad Pairin, Minggu (23/8/2020).

Achmad Pairin menilai, persiapan untuk memulai tatap muka bukan hanya sekolah atau ruangan semata.

Namun juga terhadap guru yang akan bertemu langsung atau berinteraksi dengan siswa-siswi di sekolah.

Sementara terkait rencana belajar tatap muka yang akan dimulai pada 24 Agustus, Pairin mengaku, kemungkinan akan diundur dan dilaksanakan pada bulan September 2020.

Karena akan dilakukan rapid test terlebih dahulu.

"Dinas pendidikan sudah kita panggil terkait sejauh mana persiapan sekolah untuk tatap muka. Jadi, paling cepat bulan September besok baru dimulai."

"Karena persiapanya kan harus matang. Supaya semua berjalan maksimal," imbuh Achmad Pairin.

Diketahui, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Metro berencana melakukan rapid test kepada seluruh guru SD dan SMP di wilayah setempat.

Kepala Disdikbud Kota Metro Ria Andari mengatakan, kebijakan dilakukan sebelum kegiatan belajar mengajar tatap muka di sekolah dimulai.

Sehingga tenaga pendidik dapat dipastikan dalam keadaan sehat, aman, dan terkendali.

"Ya ini kita sedang ajukan ke wali kota untuk rapid test. Rencana awal, memang tatap muka tanggal 24 Agustus ini. Tapi kan proses ya."

"Itu mulai dari sekolah mengajukan ke dinas, kemudian dinas menurunkan tim mengecek apakah sudah siap," terangnya. (Tribunlampung.co.id/Indra Simanjuntak)

Penulis: Indra Simanjuntak
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved