Berita Nasional

Rumah Mewah Digeruduk Keluarga ART dan Polisi, Mengaku 12 Tahun Kerja Tak Pernah Digaji

Namun, Naibaho merasa heran setelah dilakukan mediasi, Sahni malah tidak mau pulang.

TRIBUN MEDAN/VICTORY
KONDISI ramai di sebuah rumah di Kompleks Tasbi I Setia Budi, Jalan Setia Budi, Medan Sunggal dimana seorang pekerja rumah tangga (IRT) Sri Sahni Lingga (31) diduga tidak digaji selama 12 tahun oleh majikannya, Sabtu (22/8/2020). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Sebuah rumah mewah di Medan, Sumatera Utara digeruduk keluarga seorang Asisten Rumah Tangga (ART).

Tak hanya keluarga, polisi dari Polsek Sunggal juga datang ke lokasi.

Kerumunan orang tampak berdiri di depan gerbang rumah yang menjulang tinggi.

Rumah mewah tersebut digeruduk keluarga ART yang bekerja selama 12 tahun tapi tak pernah mendapat gaji.

Korban bahkan juga tak bisa berkomunikasi dengan keluarganya.

Seorang pekerja rumah tangga (PRT) Sri Sahni Lingga (30) di sebuah rumah di Kompleks Tasbi I Setia Budi, Jalan Setia Budi, Medan Sunggal diduga tidak digaji 12 tahun oleh majikannya.

Amatan Tribun, Sabtu (22/8/2020), sekitar pukul 16.51 WIB tepat di rumah majikan tersebut telah ramai pihak petugas kepolisian dari Polsek Sunggal dan dari keluarga korban sudah berada di depan rumah.

Borong Satu Lantai, Raffi Ahmad Beli 30 Apartemen untuk Karyawannya

Sempat Memaksa Turun Ranjang Minta Sholat, Plt Bupati Sidoarjo Meninggal karena Corona

Belum Genap 2 Bulan Nikah, Rumah Tangga Rizki DAcademy dan Nadya Dikabarkan Retak

Sosok Pelaku Pembantai Satu Keluarga di Sukoharjo, Teman Kecil Korban

Seorang saksi mata yang pertama kali mendapat keluhan dari Lingga bermarga Naibaho menjelaskan kronologi awalnya mengetahui korban tidak digaji selama 12 tahun.

TONTON JUGA

Naibaho menjelaskan dirinya bekerja sebagai pengantar air mineral di sekitaran Komplek Tasbi dan pertama kali mendengar keluhan korban pada 16 Agustus bahwa dirinya ingin pulang ke rumah keluarganya di Sumbul Pegagan Kabupaten Dairi.

"Awalnya 16 Agustus, korban Boru Lingga cerita sama saya mau pulang dan mencari keluarga di Dairi.

Jadi ito ini mau cari keluarganya dan mau pulang. Jadi karena apa, dia (korban) tadi mau pulang karena 12 tahun bekerja tidak pernah digaji," tuturnya kepada Tribun.

Bahkan, ia menjelaskan, korban tidak pernah tidak pernah berhubungan selama 12 tahun dengan keluarganya.

Lebih lanjut, Naibaho menjelaskan bahwa Korban berniat untuk kabur dari rumah majikannya.

"Kontak dengan keluarga juga tidak pernah. Jadi dia rencana mau kabur, jadi kubilang, enggak usah kabur to, ito nanti yang susah kalau kabur.

Nanti kalau ito kabur nanti dibilang hilang barangnya atau apa nanti dituntut. Yang penting ito percayakan sama aku nanti," tuturnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved