Pilkada Bandar Lampung 2020

Ike Edwin-Zam Zanariah Keberatan dengan Putusan Bawaslu Bandar Lampung, 'Banyak Kejanggalan'

Ike Edwin menyebut, banyak pelanggaran yang dilakukan oleh majelis musyawarah yang dipimpin ketua Bawaslu Bandar Lampung.

Tribunlampung.co.id/Muhammad Joviter
Pasangan bacalonkada Bandar Lampung jalur independen Ike Edwin-Zam Zanariah memberikan keterangan pers seusai mengikuti sidang putusan sengketa pilkada di kantor Bawaslu Bandar Lampung, Sabtu (12/9/2020). Ike Edwin-Zam Zanariah Keberatan dengan Putusan Bawaslu Bandar Lampung, 'Banyak Kejanggalan'. 

Laporan Reporter Tribunlampung co.id Muhammad Joviter

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Sebagai pemohon, pasangan bacalonkada Bandar Lampung jalur independen, Ike Edwin-Zam Zanariah, menyatakan keberatan terhadap putusan sidang oleh Bawaslu Bandar Lampung.

Bawaslu Bandar Lampung membacakan putusan hasil musyawarah penyelesaian sengketa antara pasangan Ike Edwin-Zam Zanariah, berhadapan dengan KPU Bandar Lampung, Sabtu (12/9/2020).

Ike Edwin menyebut, banyak pelanggaran yang dilakukan oleh majelis musyawarah yang dipimpin ketua Bawaslu Bandar Lampung.

Adapun salah satu pelanggaran yang dimaksud Ike Edwin adalah dalam membacakan putusan tidak secara utuh.

Seharusnya, majelis membacakan putusan secara lengkap, tanpa ada poin-poin yang dilewatkan.

 Hari Ini Putusan Sengketa Ike-Zam vs KPU, Bawaslu Minta Semua Pihak Legawa

 KPU Bandar Lampung Siap Terima Putusan Bawaslu

"Setelah sidang mereka langsung pergi, ini ada apa? Kok ujug-ujug pergi," kata Ike Edwin saat memberikan keterangan kepada media, Sabtu (12/9/2020).

Selain itu, lanjutnya, majelis tidak mempertimbangkan semua keterangan saksi-saksi dari pemohon.

Bahkan, Ike Edwin menyatakan keberatan dengan putusan Bawaslu Bandar Lampung karena tidak teliti, dan tidak cermat tentang fakta hukum yang terungkap dalam musyawarah sebelumnya.

"Kami akan memikirkan lagi apa langkah selanjutnya," kata Ike Edwin.

Kendati demikian, Ike Edwin-Zam Zanariah tidak menutup kemungkinan untuk menempuh jalur hukum.

Hal tersebut, kata Ike Edwin, karena ada kejanggalan mengenai surat putusan musyawarah yang ditandatangani duluan, sebelum ketua majelis musyawarah ketok palu.

Selain itu, pihak Ike Edwin-Zam Zanariah juga bakal memperkarakan intimidasi yang dilakukan oleh 37 oknum ketua RT karena melarang tim LO melakukan sosialisasi.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved