Truk Terguling di Jalinsum Natar
Truk Tronton Terguling di Jalinsum Natar Bawa Muatan 19 Ton Barang Kelontongan
Panit Lantas Polsek Natar Ipda Wariki mengatakan, muatan 19 ton ini berupa barang kelontongan.
Penulis: sulis setia markhamah | Editor: Reny Fitriani
Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Sulis Setia Markhamah
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG SELATAN - Truk tronton bernopol B 9178 BYU yang terguling di Jalan Lintas Sumatera Natar Kilometer 17-18 membawa muatan mencapai 19 ton, Senin (14/9/2020).
Panit Lantas Polsek Natar Ipda Wariki mengatakan, muatan 19 ton ini berupa barang kelontongan.
"Ngangkut barang kelontongan yang mau dibawa ke Pasar 16 Palembang dari Jakarta. Muatannya mencapai 19 ton," ungkap dia.
Truk terguling tepatnya di depan Bengkel Anugerah Abadi, Desa Pemanggilan, Natar.
Nampak saat proses evakuasi justru tak sedikit pengemudi motor atau mobil yang mengabadikan kejadian lakalantas menggunakan ponsel.
Terlihat juga aparat kepolisian dari Polsek Natar berusaha mengatur arus lalu lintas dan meminta pengemudi terus berjalan tanpa menonton kejadian agar arus lalu lintas tidak semakin macet.
• BREAKING NEWS Truk Tronton Bermuatan Kelontongan Terguling di Jalinsum Natar
• Allah Selamatkan Saya dari Pembunuhan, Syekh Ali Jaber Ditusuk saat Dakwah di Bandar Lampung
Mengenai kecelakaan lalu lintas yang kerap terjadi di Jalinsum Natar ini, Ipda Wariki mengimbau para pengendara agar tetap menjaga kondisi kendaraannya termasuk beristirahat jika mengantuk.
"Kamu terus imbau pengendara agar waspada dan berhati-hati terlebih kondisi lampu penerangan jalan di ruas ini tidak maksimal," paparnya.
Kemacetan Panjang
Akibat tergulingnya truk tronton bernopol B 9178 BYU di Jalan Lintas Sumatera Natar Kilometer 17-18, Senin (14/9/2020), sempat terjadi kemacetan panjang karena badan mobil yang memakan sebagian badan jalan.
Pantauan Tribunlampung.co.id, kemacetan mencapai satu kilometer dari arah Bandar Lampung menuju Natar sejak pagi hingga kendaraan berhasil dievakuasi.
Panit Lantas Polsek Natar Ipda Wariki membenarkan kemacetan yang terjadi dan pihaknya sudah berusaha mengatur lalu lintas agar tetap kondusif.
Bahkan saat proses evakuasi, kemacetan juga terjadi di ruas jalan sebaliknya atau Natar-Bandar Lampung karena kendaraan yang dipakai memindahkan muatan berada di jalur berlawanan.
"Iya macet karena truk yang terguling memakan badan jalan," ungkap Ipda Wariki kepada Tribunlampung.co.id saat ditemui di lokasi kejadian.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/truk-terguling-di-jalinsum-natar-d.jpg)