Kasus Corona di Lampung
Fakta-fakta Terbaru Kasus Corona di Lampung: Melonjak 21 Pasien, 13 Pegawai Bank Tunggu Swab
Update Kasus Corona di Lampung yang kembali melonjak 21 pasien positif Covid-19 dan 13 pegawai bank menunggu hasil swab.
Penulis: heri | Editor: Heribertus Sulis
Menurut Jimmy, jika hasil tes swab ke-6 tenaga medis tersebut negatif Covid-19, maka layanan fasilitas kesehatan yang ditutup akan dibuka kembali.
Kampus swasta di Lampung kekurangan mahasiswa
Tidak sedikit perguruan tinggi swasta di Lampung yang terdampak pandemi Covid-19.
Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) Wilayah II Bandar Lampung Firmansyah Y Alfian mengatakan, pendaftar mahasiswa baru di tengah pandemi Covid-19 ini turun drastis dari tahun-tahun sebelumnya.
Akan tetapi, ia bersyukur tidak ada PTS di Lampung yang gulung tikar akibat Covid-19.
"Mereka tetap bisa berjuang. Alhamdulillah, walaupun semua perguruan tinggi mengalami penurunan yang sama," kata Firmansyah kepada Tribunlampung.co.id, Kamis (17/9/2020).
Firmansyah menyebut, banyak PTS di Lampung yang terdampak Covid-19. Dari 71 PTS yang ada di Lampung, kurang dari 10 kampus yang mampu menerima mahasiswa di atas 500 orang tahun ini.
• IIB Darmajaya PTS Terbaik Ke-2 di Sumatera Versi Webometrics
• Aptisi Lampung Apresiasi Kuliah New Nomal di UBL
"Sisanya di bawah itu. Bahkan bisa jadi ada sekitar 30 PTS yang menerimanya mungkin di bawah 100. Jatuh betul-betul. Iya ini kondisi yang sangat memprihatinkan buat kita semua. Untuk itu, sering saya sampaikan kami mencoba menjembatani dengan jumpa Pak Gubernur, bupati atau wali kota. Harapannya adalah agar mereka juga mengulurkan tangan," ungkap Firmansyah.
"Karena jika ada bantuan dan perhatian dari pemerintah daerah, tadi seperti mahasiswa yang nggak mampu bayar ini akhirnya dibantu oleh pemerintah dalam bentuk beasiswa," tambah rektor IIB Darmajaya ini.
Menurut dia, IIB Darmajaya juga mengalami penurunan hingga 30 persen dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Jika tahun lalu IIB Darmajaya menerima sekitar 1.200 mahasiswa baru, tahun ini hanya di kisaran 700-an mahasiswa. “Ya disyukuri saja," imbuhnya.
Pringsewu butuh ventilator
Kasus Covid-19 di Kabupaten Pringsewu semakin meningkat. Akan tetapi kebutuhan fasilitas untuk ruang isolasi pasien virus corona masih terbatas.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pringsewu Relawan mengungkapkan, keterbatasan fasilitas itu ada pada ventilator.
"Dalam penanganan pasien Covid-19, keberadaannya dibutuhkan terutama saat ini tengah marak pasien Covid-19 yang mengalami gejala happy hypoxia atau berkurangnya jumlah oksigen dalam tubuh," kata Relawan, Kamis, 17 September 2020.