Breaking News:

Jual Beli Gading Gajah di Lampung

2 Gading Gajah yang Akan Diperjualbelikan Dibanderol hingga Rp 90 Juta

Ismanto mengatakan untuk dua harga gading tersebut di tawarkan senilai Rp 90 juta.

Penulis: hanif mustafa | Editor: Reny Fitriani
Dokumentasi Humas Polda
Gading gajah yang diperjualbelikan. 2 Gading Gajah yang Akan Diperjualbelikan Dibanderol hingga Rp 90 Juta 

Adapun ketiganya yakni Bintoro warga Kel. Gaya Baru V kec. Bandar Surabaya kab. Lampung Tengah, Azwar warga desa Terbaya kec. Kota Agung Pusat Kab. Tanggamus dan Triswantoro warga desa Bangun Rejo kec. Bangun Rejo kab. Lampung Tengah.

Lanjut Ismanto, ketiganya memiliki peran masing-masing yakni Bintoro sebagai pemilik barang bukti, Azwar sebagai mediator dan Triswantoro sebagai penunjuk jalan.

Disinggung asal usul gading gajah tersebut, Ismanto belum bisa menjelaskan secara rinci.

"Ketiganya akan di BAP dulu yang bersangkutan dari mana asal-usulnya apakah baru dapat kemarin setelah membunuh atau ini barang lama ditahan dulu nunggu pembeli kami belum tahu kita tunggu dari penyidik," tandasnya.

Gagalkan Transaksi

Sebelumnya diberitakan, Tim Reaksi Cepat (TRC) Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) bersama Subdit Tipidter Dit Reskrimsus Polda Lampung menggagalkan transaksi jual beli bagian satwa yang dilindungi.

Adapun bagian dari satwa yang dilindungi yakni dua buah gading gajah dengan panjang kurang lebih sekitar 50 centimeter.

Dari hasil ungkap jual beli bagian satwa yang dilindungi, TRC TNBBS bersama Subdit Tipidter Dit Reskrimsus Polda Lampung mengamankan tiga orang tersangka di Hotel Regency, Pringsewu Lampung, Rabu malam (23/9/2020).

Pelaksana Tugas ( Plt) Kepala Balai Besar TNBBS Ismanto mengatakan penggagalan transaksi jual beli bagian satwa yang dilindungi yakni gading gajah bermula dari informasi masyarakat.

"Kami ungkap berdasarkan laporan dari masyarakat, bahwa ada gading gajah yang mau diperjualbelikan," ujar Ismanto, Kamis (24/9/2020).

Halaman
123
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved