Beauty
Ketergantungan Skincare, Fakta atau Mitos?
Ada beberapa orang yang tidak mau datang ke dokter untuk membeli skincare karena takut merasa ketergantungan.
Penulis: Jelita Dini Kinanti | Editor: Daniel Tri Hardanto
Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Jelita Dini Kinanti
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Ada beberapa orang yang tidak mau datang ke dokter untuk membeli skincare karena takut merasa ketergantungan.
Fakta atau mitos?
Menurut dr Zaraz Obella dari Kristie Aesthetic Clinic, ketergantungan skincare itu tidak ada.
Dia menjelaskan, ketergantungan yang dimaksud adalah ketika sudah tidak menggunakan skincare lagi, timbul efek pada wajah seperti jerawat, flek hitam, dan kusam.
"Padahal efek pada wajah timbul bukan karena ketergantungan. Tapi karena menghentikan penggunaan skincare secara tiba-tiba," kata wanita yang akrab disapa dr Obel itu dalam webinar bersama Tribun Lampung dengan tema Penyebab dan Cara Mengatasi Kulit Sensitif yang dipandu reporter Tribun Lampung Dini, Kamis (1/10/2020).
dr Obel mengatakan, kalau tidak mau timbul efek pada wajah karena penghentian penggunaan skincare, jangan menghentikannya secara tiba-tiba.
• Penyebab dan Cara Mengatasi Kulit Sensitif, Berikut Cara Pilih Skincare yang Cocok
• Atasi Kulit Sensitif, dr Zaraz Obella: Hindari Penyebabnya
“Sampaikan pada dokter kalau mau menghentikan skincare. Agar dokter bisa menurunkan dosis skincare perlahan-lahan sebelum menghentikannya,” imbuhnya.
Selain itu, hal lain yang membuat seseorang tidak mau datang ke dokter karena ada yang mengatakan dokter hanya membuat pasiennya menghabiskan uang untuk membeli skincare.
"Apa yang dikatakan oknum itu salah. Dokter hanya memberikan skincare sesuai dengan kondisi wajah pasien. Misalnya pasiennya berjerawat atau kulitnya kusam," kata dr Obel.
Dokter tidak akan memberikan skincare tidak sesuai sekalipun atas permintaan pasien.
Misal ada pasien meminta skincare untuk membuat wajah jadi glowing. Padahal wajahnya sedang ada jerawat yang meradang.
Dokter akan memberikan skincare untuk menyembuhkan jerawat dahulu.
Setelah jerawatnya sembuh, baru dokter akan memberikan skincare untuk membuat wajah glowing. (Tribunlampung.co.id/Jelita Dini Kinanti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/penggunaan-produk-skincare.jpg)