KDRT di Lampung Tengah

Tetangga Korban KDRT di Lampung Tengah Takut Mau Menolong karena Masih Ada Pelaku

Merasa tak dihargai perannya sebagai seorang suami, SRY (44) warga Kampung Kuripan, Kecamatan Padang Ratu, Lampung Tengah, hampir habisi nyawa istri.

Penulis: syamsiralam | Editor: Noval Andriansyah
TRIBUNNEWS.COM
Ilustrasi KDRT - Tetangga Korban KDRT di Lampung Tengah Takut Mau Menolong karena Masih Ada Pelaku. 

Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Syamsir Alam

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG TENGAH - Tetangga tempat korban dan pelaku tinggal mengaku terkejut karena pada saat kejadian, mendengar teriakan Suparmi meminta tolong.

Merasa tak dihargai perannya sebagai seorang suami, SRY (44) warga Kampung Kuripan, Kecamatan Padang Ratu, Lampung Tengah, hampir habisi nyawa sang istri, Suparmi (49).

Namun begitu, tetangga tidak berani masuk karena ada pelaku SRM di dalam rumah.

Setelah pelaku keluar rumah, barulah tetangga berani masuk dan menolong Suparmi.

"Posisi korban waktu itu sudah tertidur di lantai dapurnya."

 KDRT di Lampung, Suami Pukuli Istri Gara-gara Blokir Pertemanan FB hingga Suami Cangkul Wajah Istri

 BREAKING NEWS Suami di Lampung Tengah Hampir Habisi Nyawa Sang Istri Gara-gara Tak Dihargai

"Setelah itu digotong ke kamar, terus diberi pertolongan pertama oleh warga," kata salah seorang tetangga korban yang enggan disebut namanya, Rabu.

Tak hanya itu, korban yang sudah dalam kondisi luka lecet dan lebam di badan dan wajah, kemudian dibawa ke Puskesmas terdekat untuk diberi pelayanan medis.

"Setelah dibawa ke Puskemas, kondisi korban berangsur baikan, dan dia menceritakan kronologis itu (KDRT), dan niatnya untuk melapor ke polisi," ucap tetangga tersebut.

Ngaku Emosi dengan Istri

Pelaku SRM mengaku melakukan tindakan KDRT kepada istrinya sendiri, lantaran dirinya geram dengan ucapan Suparmi.

Merasa tak dihargai perannya sebagai seorang suami, SRY (44) warga Kampung Kuripan, Kecamatan Padang Ratu, Lampung Tengah, hampir habisi nyawa sang istri, Suparmi (49).

SRM mengatakan, istrinya mengucapkan keberadaan dirinya diri rumah tidak memiliki peran apa-apa.

Mendengar hal itu SRM naik pitam.

"Dia (Suparmi) bilang, silakan saya pergi saja dari rumah karena tidak ada gunanya sebagai seorang suami di rumah," terang SRM kepada penyidik Polsek Padang Ratu, Rabu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved