Breaking News:

Aksi Omnibus Law di Lampung

Wali Kota Bandar Lampung Herman HN Sebut Banyak Massa Aksi Belum Tuntas Kaji UU Cipta Kerja

Herman HN meminta, agar para massa aksi menuntaskan pemahaman terkait UU Cipta Kerja.

Tribunlampung.co.id/Soma
Wali Kota Bandar Lampung Herman HN di Lingkungan Pemkot Bandar Lampung. Wali Kota Bandar Lampung Herman HN Sebut Banyak Massa Aksi Belum Tuntas Kaji UU Cipta Kerja 

Laporan Reporter Tribunlampung.co.id V Soma Ferrer

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Wali Kota Herman HN mengklaim banyak massa aksi yang belum tuntas mengkaji UU Cipta Kerja.

Hal tersebut berkaitan dengan demonstrasi yang terjadi di kota setenpat sejak kemarin (Rabu, 8/10/2020).

"Ini mungkin secara utuhnya belum dibaca oleh kalangan mahasiswa dan buruh," aku Herman HN, Kamis (9/10/2020) .

Ia meminta, agar para massa aksi menuntaskan pemahaman terkait UU Cipta Kerja.

Menurutnya, dengan itu maka massa aksi bisa memahami dengan baik apa yang mereka tuntutkan.

Aksi Tolak Omnibus Law di Lampung, Klasika Minta Semua Elemen Fokus Tujuan

Mobil Brio Warga Way Halim, Bandar Lampung Raib di Depan Rumah Tetangga

Aksi Omnibus Law di Bandar Lampung Berlanjut, Polisi dan Oknum Diduga Provokator Saling Tatap

"Imbauan saya jangan dulu ikut-ikutan, baca dulu dengan baik," imbau Herman HN.

Tidak terlepas, ia mengaku tetap menghargai proses unjuk rasa yang berakhir rusuh itu.

"Prinsipnya pemerintah terus berupaya menyejahterakan rakyat," kata Herman HN

"Dan aksi tersebut juga bisa dikatakan untuk mencapai hal serupa," kata dia.

Untuk diketahui, aksi demonstrasi kemarin berakhir ricuh.

Sementara pada hari ini, sejumlah buruh dan beberapa aliansi terlibat dalam penyuaraan aspirasi. (Tribunlampung.co.id/V Soma Ferrer)

Penulis: Vincensius Soma Ferrer
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved