Kasus Corona di Lampung

Kasus Positif Covid-19 di Lampung Tambah 24 Pasien, Banyak dari Lampung Utara 9 Orang

Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Lampung mendata ada 24 pasien terbaru bertambah, terbanyak berasal dari Lampung Utara.

Penulis: Bayu Saputra | Editor: Noval Andriansyah
Tribunlampung.co.id/Sulis Setia M
Jubir Penanganan Covid-19 Lampung dr Reihana. Kasus Positif Covid-19 di Lampung Tambah 24 Pasien, Banyak dari Lampung Utara 9 Orang. (Tribunlampung.co.id/Sulis Setia M) 

Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Bayu Saputra

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Lampung mendata ada 24 pasien terbaru bertambah.

Hal tersebut disampaikan oleh Jubir Satgas Covid-19 Provinsi Lampung dr Reihana dalam keterangan konferensi pers di ruang Abung Pemprov Lampung, Selasa (13/10/2020).

Dari 24 kasus terbaru tersebut terdiri dari 6 orang dari Bandar Lampung ,1 orang dari Kabupaten Lampung Selatan, 9 orang dari Kabupaten Lampung Utara.

Kemudian 5 orang dari Tulangbawang Barat, 3 orang dari Kabupaten pesawaran.

"Jadi dari 24 kasus yang positif kasus baru 7 orang dan hasil tracing 17 orang. Pasien yang dirawat 9 orang dan melakukan isolasi mandiri 15 orang," kata Reihana

Baca juga: DPRD Lampung Selatan Minta Pemkab Fokus Penanganan dan Pencegahan Covid-19

Baca juga: PT HK Akui Masih Banyak Truk ODOL Coba Masuk ke Ruas Jalan Tol Trans Sumatera

Pasien 1.148 merupakan perempuan berumur 49 tahun dari Lampung Selatan merupakan hasil tracing dari pasien 1.032.

Kemudian saat ini sedang menjalani isolasi mandiri.

Kemudian pasien 1.149 hingga pasien 1.151 dari Lampung Utara merupakan hasil tracing dari pasien 820.

Sampai saat ini sedang menjalani isolasi mandiri.

Kemudian pasien 1.152 perempuan 19 tahun warga Lampung Utara yang merupakan hasil dari tracing pasien 873 dan saat ini sedang menjalani isolasi mandiri.

Pasien 1.153 seorang laki-laki berumur 66 tahun dari Lampung Utara yang merupakan hasil tracing dari pasien 880 dan saat ini sedang menjalani isolasi mandiri.

Kemudian pasien 1.154 dan 1.155 dari Lampung Utara juga merupakan hasil tracing dari pasien 983.

Jadi saat ini pasien tersebut sedang menjalani isolasi mandiri.

Kemudian pasien 1.156 perempuan 60 tahun dari Lampung Utara merupakan kasus baru yang bersangkutan baru menghadiri syukuran keluarga dan saat ini sedang menjalani isolasi mandiri.

Pasien 1.157 laki-laki 60 tahun dari Kotabumi Selatan Lampung Utara merupakan kasus baru dan yang bersangkutan berobat ke rumah sakit Handayani.

Dengan keluhan infeksi saluran pernapasan akut dan saat diambil hasilnya ternyata positif dan saat ini sedang menjalani isolasi mandiri.

Pasien 1.158 perempuan 52 tahun dari Bandar Lampung merupakan hasil tracing dari pasien 1.037 dan pasien 1.128.

Saat ini sedang menjalani isolasi mandiri.

Selanjutnya pasien 1.159 laki-laki 38 tahun dari Bandar Lampung merupakan kasus baru yang bersangkutan mengeluh tidak bisa mencium bau anosmia.

Kemudian mengeluh tidak enak badan dan kondisi saat ini juga sedang menjalani isolasi mandiri.

Pasien 1.160 hingga 1.162 dari Bandar Lampung merupakan hasil tracing dari pasien 999 dan pasien 1.030 dan saat ini sedang menjalani isolasi mandiri.

Kemudian pasien 1.163 seorang laki-laki 66 tahun dari Bandar Lampung merupakan kasus baru yang bersangkutan mempunyai gejala demam.

Lalu memeriksa kesehatannya pada pusat pelayanan kesehatan dan saat ini gejala dirawat di salah satu rumah sakit pemerintah yang ada di provinsi Lampung.

Lalu 1.164 sampai dengab 1.168 kesemuanya adalah wanita dari Tulangbawang Barat yang merupakan hasil tracing dari pasien 1.083.

Saat ini sedang menjalani isolasi di rumah sakit Tulangbawang Barat.

Pasien 1.169 perempuan 10 bulan dari Kabupaten Pesawaran merupakan kasus baru yang bersangkutan datang ke RS swasta di Bandar Lampung.

Dengan keluhan muntah dan dilakukan Rapid Test dengan hasilnya positif.

Pasien 1.170 seorang perempuan 45 tahun dari Pesawaran tanggal 8 Oktober dirawat di rumah sakit swasta di Pringsewu dengan keluhan sesak napas.

Lalu ada terasa panas nyeri pada ulu hati batuk dan nafsu makan menurun tidak ada riwayat kontak dengan kasus konfirmasi atau maupun pelaku perjalanan.

Pada 10 Oktober dilakukan pengambilan swab pertama dan tanggal 11 Oktober mengalami perburukan.

Kemudian pada pukul 19.40 wib kasus meninggal dunia, pada tanggal 12 Oktober 2020 terkonfirmasi Covid-19 dari hasil swab.

Kemudian pasien 1.171 laki-laki 69 tahun dari Pesawaran merupakan kasus baru dengan keluhan sakit kepala, sesak napas dan demam.

Lalu hasilnya dirawat di RS pemerintah di Bandar Lampung.

Pada hari ini juga ada 21 orang sembuh
terdiri 9 orang dari Lampung Tengah, 6 orang dari Kabupaten Lampung Utara dan ada 6 orang dari Bandar Lampung.(byu)

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved