Surat Alquran
Bacaan Surat An Nazi'at Bahasa Arab, Latin dan Artinya
Surat An Nazi'at termasuk dalam surat Makkiyah, yaitu surat yang turun di Mekkah.
Penulis: Wakos Reza Gautama | Editor: wakos reza gautama
14. فَإِذَا هُمْ بِالسَّاهِرَةِ
fa-idzaa humm bissaahiroh
Artinya: Maka seketika itu mereka hidup kembali di bumi (yang baru)
15. هَلْ اَتٰىكَ حَدِيْثُ مُوْسٰىۘ
hal ataaka hadiitsu muusaa
Artinya: Sudahkah sampai kepadamu (Muhammad) kisah Musa?
16. اِذْ نَادٰىهُ رَبُّهٗ بِالْوَادِ الْمُقَدَّسِ طُوًىۚ
idz naadaahu robbuhuu bilwaadil muqoddasi thuwaa
Artinya: Ketika Tuhan memanggilnya (Musa) ke lembah suci yaitu Lembah Tuwa
17. اِذْهَبْ اِلٰى فِرْعَوْنَ اِنَّهٗ طَغٰىۖ
idzhab ilaa fir’auna innahuu thoghoo
Artinya: pergilah engkau kepada Fir’aun! Sesungguhnya dia telah melampaui batas
18. فَقُلْ هَلْ لَّكَ اِلٰٓى اَنْ تَزَكّٰىۙ
faqul hallaka ilaa angtazakkaa
Artinya: maka katakanlah (kepada Fir’aun), “Adakah keinginanmu untuk membersihkan diri (dari kesesatan)
19. وَاَهْدِيَكَ اِلٰى رَبِّكَ فَتَخْشٰىۚ
wa-ahdiyaka ilaa robbika fatakhsyaa
Artinya: dan engkau akan kupimpin kejalan Tuhanmu agar engkau takut kepada-Nya?
20. فَاَرٰىهُ الْاٰيَةَ الْكُبْرٰىۖ
fa-aroohul aayatal kubroo
Artinya: Lalu (Musa) memperlihatkan kepadanya mukjizat yang besar
21. فَكَذَّبَ وَعَصٰىۖ
fakadzdzaba wa’ashoo
Artinya: Tetapi dia (Fir’aun) mendustakan dan mendurhakai
22. ثُمَّ اَدْبَرَ يَسْعٰىۖ
tsumma adbaro yas’aa
Artinya: Kemudian dia berpaling seraya berusaha menantang (Musa)
23. فَحَشَرَ فَنَادٰىۖ
fahasyaro fanaadaa
Artinya: Kemudian dia mengumpulkan (pembesar-pembesarnya) lalu berseru (memanggil kaumnya)
24. فَقَالَ اَنَا۠ رَبُّكُمُ الْاَعْلٰىۖ
faqoola ana robbukumul a’laa
Artinya: (Seraya) berkata, “Akulah tuhanmu yang paling tinggi.
25. فَاَخَذَهُ اللّٰهُ نَكَالَ الْاٰخِرَةِ وَالْاُوْلٰىۗ
a-akhodzahulloohu nakaalal aakhiroti wal uulaa
Artinya: Maka Allah menghukumnya dengan azab di akhirat dan siksaan di dunia
26. إِنَّ فِى ذٰلِكَ لَعِبْرَةً لِّمَنْ يَّخْشٰى
inna fii dzaalika la’ibrotal limay yakhsyaa
Artinya: Sungguh, pada yang demikian itu terdapat pelajaran bagi orang yang takut (kepada Allah)
27. ءَاَنْتُمْ اَشَدُّ خَلْقًا اَمِ السَّمَاۤءُ ۚ بَنٰىهَاۗ
a-angtum asyaddu kholqon amissamaa-u banaahaa
Artinya: Apakah penciptaan kamu yang lebih hebat ataukah langit yang telah dibangun-Nya?
28. رَفَعَ سَمْكَهَا فَسَوّٰىهَاۙ
rofa’a samkahaa fasawwaahaa
Artinya: Dia telah meninggikan bangunanannya lalu menyempurnakannya
29. وَاَغْطَشَ لَيْلَهَا وَاَخْرَجَ ضُحٰىهَاۖ
wa-aghthosya lailahaa wa-akhroja dhuhaahaa
Artinya: dan Dia menjadikan malamnya (gelap gulita), dan menjadikan siangnya (terang benderang)
30. وَالْاَرْضَ بَعْدَ ذٰلِكَ دَحٰىهَاۗ
wal ardho ba’da dzaalika dahaahaa
Artinya: Dan setelah itu bumi Dia hamparkan
31. اَخْرَجَ مِنْهَا مَاۤءَهَا وَمَرْعٰىهَاۖ
akhroja minhaa maa-ahaa wamar’aahaa
Artinya: Darinya Dia pancarkan mata air, dan (ditumbuhkan) tumbuh-tumbuhannya
32. وَالْجِبَالَ اَرْسٰىهَاۙ
wal jibaala arsaahaa
Artinya: Dan gunung-gunung Dia pancangkan dengan teguh
33. مَتَاعًا لَّكُمْ وَلِاَنْعَامِكُمْۗ
mataa’al lakum wali-an ‘aamikum
Artinya: (Semua itu) untuk kesenanganmu dan untuk hewan-hewan ternakmu.
34. فَاِذَا جَاۤءَتِ الطَّاۤمَّةُ الْكُبْرٰىۖ
fa-idzaa jaa-atith thoommatul kubroo
Artinya: Maka apabila malapetaka besar (hari kiamat) telah datang
35. يَوْمَ يَتَذَكَّرُ الْاِنْسَانُ مَا سَعٰىۙ
yauma yatadzakkarul ingsaanu maa sa’aa
Artinya: yaitu pada hari (ketika) manusia teringat akan apa yang telah dikerjakannya
36. وَبُرِّزَتِ الْجَحِيْمُ لِمَنْ يَّرٰى
waburrizatil jahiimu limay yaroo
Artinya: dan neraka diperlihatkan dengan jelas kepada setiap orang yang melihat
37. فَاَمَّا مَنْ طَغٰىۖ
fa-ammaa man thoghoo
Artinya: Maka ada pun orang yang melampaui batas
38. وَاٰثَرَ الْحَيٰوةَ الدُّنْيَاۙ
wa-aatsarol hayaatad dun-yaa
Artinya: dan lebih mengutamakan kehidupan dunia
39. فَاِنَّ الْجَحِيْمَ هِيَ الْمَأْوٰىۗ
fa-innal jahiima hiyal ma’waa
Artinya: maka sungguh, nerakalah tempat tinggalnya
40. وَاَمَّا مَنْ خَافَ مَقَامَ رَبِّهٖ وَنَهَى النَّفْسَ عَنِ الْهَوٰىۙ
wa-ammaa man khoofa maqooma robbihii wanahannafsa ‘anil hawaa
Artinya: Dan ada pun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari (keinginan) hawa nafsunya
41. فَاِنَّ الْجَنَّةَ هِيَ الْمَأْوٰىۗ
fa-innal jannata hiyal ma’waa
Artinya: maka sungguh, surgalah tempat tinggal(nya)
42. يَسْـَٔلُوْنَكَ عَنِ السَّاعَةِ اَيَّانَ مُرْسٰىهَاۗ
yas-aluunaka ‘anissaa’ati ayyaana mursaahaa
Artinya: Mereka (orang-orang kafir) bertanya kepadamu (Muhammad) tentang hari kiamat, “Kapankah terjadinya?
43. فِيْمَ اَنْتَ مِنْ ذِكْرٰىهَاۗ
fiima anta min dzikroohaa
Artinya: Untuk apa engkau perlu menyebutkannya (waktunya)?
44. اِلٰى رَبِّكَ مُنْتَهٰىهَاۗ
ilaa robbika muntahaahaa
Artinya: Kepada Tuhanmulah (dikembalikan) kesudahannya (ketentuan waktunya)
45. اِنَّمَآ اَنْتَ مُنْذِرُ مَنْ يَّخْشٰىهَاۗ
innamaa anta mungdziru mayyakhsyaahaa
Artinya: Engkau (Muhammad) hanyalah pemberi peringatan bagi siapa yang takut kepadanya (hari kiamat)
46. كَاَنَّهُمْ يَوْمَ يَرَوْنَهَا لَمْ يَلْبَثُوْٓا اِلَّا عَشِيَّةً اَوْ ضُحٰىهَا
ka-annahum yauma yaraunahaa lam yalbatsuu illaa ‘asyiyyatan au dhuhaahaa
Artinya: Pada hari ketika mereka melihat hari kiamat itu (karena suasananya hebat), mereka merasa seakan-akan hanya (sebentar saja) tinggal (di dunia) pada waktu sore atau pagi hari.
Itu lah bacaan surat An Nazi'at dalam bahasa Arab, latin dan artinya.
(Tribunlampung.co.id)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/itikaf.jpg)