Tribun Lampung Utara
Rutan Kotabumi Berikan Keterampilan Membuat Furnitur Bagi Warga Binaan
Mereka membuat kerajinan berupa furnitur diantaranya, asbak, pegangan pintu, kursi dan meja untuk taman, vas bunga.
Penulis: anung bayuardi | Editor: Reny Fitriani
Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Anung Bayuardi
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG UTARA - Meski dalam keadaan tidak “normal” tidak membuat matinya kreativitas sejumlah warga binaan di Rutan Kelas II B Kotabumi.
Mereka membuat kerajinan berupa furnitur diantaranya, asbak, pegangan pintu, kursi dan meja untuk taman, vas bunga.
Pengerjaannya dilakukan di bagian belakang Rutan tersebut.
Pekerjanya sendiri terdiri dari warga binaan yang juga dilatih oleh rekannya sendiri yang sudah memiliki keahlian membuat benda-benda itu.
Yudi seorang warga binaan mengaku dirinya memang sudah biasa bekerja seperti membuat kursi, meja, sebelum tersandung narkoba.
Saat di rutan setempat ia diberikan kesempatan untuk mengasah kembali keahliannya membuat beberapa benda furnitur.
“Saya memang bisa buat asbak, kursi, meja untuk taman,” ujarnya, Jumat 16 Oktober 2020.
Dirinya mengaku senang bisa mengajari rekannya sesama warga binaan.
Pekerjaan ini bisa untuk aktivitas saat keluar dari Rutan.
Sementara kepala pengamanan Rutan Kotabumi, Ade Chandra Irawan mengatakan pembuatan benda-benda hasil kreativitas warga binaan dibuat berdasarkan pemesanan.
Sedang konsumennya masih sebatas pegawai di lingkup Rutan dan Lapas se Lampung.
“Kalau pemesan kebanyakan masih intern Lapas dan Rutan di Lampung aja. Ada juga dari instansi di Lampung Utara seperti Kodim, Polres, serta Bank yang sudah mulai memesannya,” katanya.
Bahan belum jadi, untuk produk yang kecil seperti asbak, dikumpulkan melalui hasil dari warga sekitar yang menebang kayu yang tidak terpakai.
Sedangkan bahan untuk pembuatan podium dipesan ke Jepara.