Breaking News:

Sidang Kasus Suap Mesuji

Mantan Bupati Mesuji Khamami Berharap Tidak Dihukum Terlalu Berat

Ditanya terkait banyak pengembangan soal OTT KPK di Lampung, Firdaus mengaku kliennya sempat menyinggung nama kepala Dinas PUPR Mesuji.

Tribun Lampung/Hanif
Mata Khamami terlihat sembab seusai menjalani sidang vonis di PN Tipikor Tanjungkarang, Kamis (5/9/2019). Khamami divonis delapan tahun penjara karena terbukti bersalah dalam kasus suap proyek infrastruktur di Mesuji. 

Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Hanif Mustafa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Sering berdiskusi dengan tim penasihat hukum terkait peninjauan kembali (PK), mantan Bupati Mesuji Khamami berharap tidak dihukum terlalu berat.

Tim penasihat hukum Khamami dan Taufik Hidayat, Firdaus Barus, mengatakan, setiap kali menjelang dan sesudah sidang PK, pihaknya kerap melakukan diskusi.

"Kami intens. Setiap kali sidang, kami report," ujar Firdaus Barus, Jumat (23/10/2020).

Menurut Firdaus, Khamami berharap tidak dihukum terlalu berat, yakni delapan tahun penjara.

"Beliau berharap jangan dihukum terlalu berat, kalau bebas," tegasnya.

Ditanya terkait banyak pengembangan soal OTT KPK di Lampung, Firdaus mengaku kliennya sempat menyinggung nama kepala Dinas PUPR Mesuji.

Baca juga: Sidang PK Digelar, Eks Bupati Mesuji Khamami Ajukan Novum Baru, Pengacara: Hanya Rp 15 Miliar

Baca juga: 3 Terpidana Suap Fee Proyek Lampura 1 Blok dengan Zainudin Hasan dan Khamami di Lapas Rajabasa

"Kalau soal itu, sebenarnya Pak Khamami sempat menyinggung dalam putusan disebut nama kepala Dinas PUPR. Tapi satu tahun ini gak ada kejelasan. Sementara dalam diri Khamami dan Taufik tidak ada kaitannya," ungkapnya.

Firdaus mengatakan kliennya mencari keadilan untuk meluruskan peran masing-masing.

"Karena dalam persidangan hanya satu keterangan yang menyatakan bahwa dua klien kami, yaitu Khamami dan adiknya, Taufik Hidayat, yang turut serta dalam korupsi yakni WS," ujarnya.

Halaman
123
Penulis: hanif mustafa
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved