Berita Nasional

Refly Harun Tertawakan Staf Ahli Menkominfo, Sindir Soal Pelajaran Penganter Ilmu Hukum

Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun menertawakan Staf Ahli Menkominfo Henry Subiakto.

Tayang:
youtube
Refly Harun dan staf ahli Menkominfo Henry Subiakto. Refly Harun Tertawakan Staf Ahli Menkominfo, Sindir Soal Pelajaran Penganter Ilmu Hukum 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun menertawakan Staf Ahli Menkominfo Henry Subiakto.

Hal itu tejadi saat Refly Harun dan Henry Subiakto tampil di acara Dua Sisi TV One yang tayang pada Jumat (29/10/2020).

Dalam sesi perbincangan tersebut, Henry Subiakto menyangkal tuduhan yang menyebut pemerintah telah mempidanakan para kritikus di tanah air.

"Mempidanakan itu tidak cukup hanya dengan polisi, polisi juga perlu yang namanya proses hukum itu, sebelum dia, katakanlah mentersangkakan mas Refly Harun, dia pasti akan berkonsultasi dengan ahli dan harus ada minimal 2 alat bukti, " kata Henry Subiakto.

Menanggapi hal itu, Refly Harun mengungkapkan, apa yang dikatakan Henry Subiakto hanyalah pengantar ilmu hukum.

"Dengan segala hormat, prof ini baru belajar pengantar ilmu hukum ya, memang begitu kalau dalam pengantar ilmu hukum, baru bab pengantar ilmu hukum dia," ucap Refly.

Baca juga: Refly Harun Bakal Diperiksa Polisi dalam Kasus Sugi Nur

Baca juga: Buntut Video Wawancara dengan Refly Harun, Ustaz Gus Nur Ditangkap Bareskrim

Pembahasan tindakan represif negara terhadap orang-orang yang memberi kritikan kepada pemerintah terus menjadi sorotan terlebih di era digital.

Tak hanya menimpa para demonstran, di dunia digital juga hal serupa terjadi yang biasa disebut represif digital.

Hal tersebut seperti yang dialami Dandhy Laksono, Bintang Emon, Jerinx dan beberapa lainnya.

Staf Ahli Menkominfo Henry Subiakto menjelaskan bahwa kasus Bintang Emon adalah hal biasa dan tidak akan dipidanakan.

"Tadi kan muncul Bintang Emon, saya mengatakan ini tidak bisa dipidana, karena itu bukan sesuatu penghinaan, dan juga bukan sesuatu yang terkait dengan penyebaran informasi untuk menyebarkan kebencian dan permusuhan, jadi dia aman," ucapnya.

Henry Subiakto mengatakan hal itu serupa dengan Haris Azhar yang memberi kritik kepada pemerintah.

"Sekarang bang Haris ngomong di sini, didengarkan gak kira-kira, ditonton banyak orang gak, ditonton kan, kritik apa tadi, pemerintah?, dan itu boleh gak ada masalah, artinya negeri ini tidak ada masalah kok, Haris tadi kritik juga gak ditangkap," tuturnya sambil menjelaskan.

Haris Azhar lantas menimpali pernyataan Henry Subiakto lantaran ucapannya tidak relevan.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved