Breaking News:

Pilkada 2020 di Lampung

146.168 Pemilih Belum Melakukan Perekaman e-KTP untuk Pilkada 2020 di Lampung

data pemilih ini merupakan hasil proses tahapan pencocokan dan penelitian (Coklit) PPDP yang dilakukan pada 15 Juli-13 Agustus 2020 lalu. 

Dokumentasi Pribadi
Komisioner KPU Lampung Divisi Data dan Informasi Agus Riyanto. 146.168 Pemilih Belum Melakukan Perekaman e-KTP untuk Pilkada 2020 di Lampung 

Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Kiki Adipratama

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG - Sebanyak 146.168 pemilih belum melakukan perekaman e-KTP dari jumlah daftar pemilih tetap (DPT) di delapan kabupaten/kota yang menggelar Pilkada Serentak 2020 di Lampung.

Rinciannya, Bandar Lampung 15.520 pemilih, Kota Metro 1.637 pemilih, Lampung Tengah 63.973 pemilih, Lampung Timur 33.210 pemilih, Lampung Selatan 13.103 pemilih, Pesawaran 7.176 pemilih, Waykanan 7.705 pemilih, dan Pesisir Barat  sebanyak 3.844 pemilih. 

Komisioner KPU Lampung Divisi Data dan Informasi Agus Riyanto mengatakan, data pemilih ini merupakan hasil proses tahapan pencocokan dan penelitian (Coklit) PPDP yang dilakukan pada 15 Juli-13 Agustus 2020 lalu. 

"Tapi kmungkinan besar data tersebut sudah jauh berkurang jika ditarik per saat ini karena Disdukcapil di masing-masing Kabupaten/Kota terus bergerak melakukan perekaman KTP elektronik bagi masyarakat," ungkap Agus Riyanto  Jumat (13/11/2020).

Agus pun mengimbau jajaran KPU di kabupaten/kota tiap daerah agar terus berkoordinasi dengan Disdukcapil setempat terkait pemilih yang belum melakukan perekaman e-KTP.

Baca juga: 13.125 Pemilih Belum Melakukan Perekaman e-KTP untuk Pilkada Lampung Selatan 2020

Baca juga: KPU Bandar Lampung Koordinasi ke Disdukcapil Terkait Nasib 15 Ribu Lebih Pemilih Belum Miliki e-KTP

"Koordinasi ini penting agar data pemilih yang belum perekaman bisa diverifikasi ulang oleh Disdukcapil," jelas Agus Riyanto.

Agus melanjutkan, KPU tiap daerah ikut memfasilitasi Disdukcapil setempat dengan membuat posko-posko bersama di tingkat kecamatan atau desa/kelurahan antara Disdukcapil/Pemerintah Kecamatan bersama PPK dan PPS. 

Kemudian, menyurati para pemilih yang belum perekaman KTP elektronik namun sudah tercantum dalam DPT untuk segera melakukan perekaman KTP elektronik sebelum tanggal 9 Desember 2020 dan surat tersebut disampaikan melalui PPS di masing-masing desa/kelurahan. 

"Juga menyosialisasikan ajakan untuk melakukan perekaman KTP elektronik secara masif baik di media sosial maupun sosialisasi keliling oleh PPS," terang Agus Riyanto. (Tribunlampung.co.id/Kiki Adipratama)

Penulis: kiki adipratama
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved