Breaking News:

Way Kanan

Buronan Curanmor di Way Kanan Ditangkap Anggota Polsek Kasui

Tersangka inisial DTS, (31) warga Kampung Jaya Tinggi Kecamatan Kasui Kabupaten Way Kanan.

Dok.
Tersangka inisial DTS, (31) warga Kampung Jaya Tinggi Kecamatan Kasui Kabupaten Way Kanan ditangkap Polsek Kasui. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, WAY KANAN - Anggota unit Reskrim Polsek Kasui meringkus DPO (Daftar Pencarian Orang) pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) di Dusun Talang Tanjak, Kampung Jaya Tinggi Kecamatan Kasui Kabupaten Way Kanan. 

Tersangka inisial DTS, (31) warga Kampung Jaya Tinggi Kecamatan Kasui Kabupaten Way Kanan.

Kapolres Way Kanan AKBP Binsar Manurung melalui Kapolsek Kasui Iptu Eko Budiarto menerangkan bahwa pada Minggu 12 Agustus 2018, korban baru menyadari  pukul 05.30 WIB, saat setelah korban bangun dari tidur.

Melihat pintu rumah dalam keadaan terbuka, dan melihat 2 (Dua) unit sepeda motor masing-masing Honda Revo warna hitam, Nopol BE 7339 JV dan 1 unit Yamaha Mio warna merah sudah tidak ada ada ditempat.

Menyadari ada pencurian  lalu korban mengecek sekitar luar rumah dan melihat sepeda motor korban yamaha mio sudah di luar rumah, namun honda revo tidak ada.

“Korban melaporkannya ke Polsek Kasui,” katanya, Minggu 3 Januari 2021

Modus operandi pelaku masuk ke dalam rumah dengan cara mencongkel pintu rumah korban dengan menggunakam obeng, dan mengambil 2 (Dua) unit sepeda motor milik korban.

Kronologi penangkapan pelaku pada hari Kamis tanggal 31 Desember 2020, sekitar pukul 23.00 WIB, anggota Polsek Kasui mendapat Informasi dari masyarakat bahwa pelaku kembali ke kediamanya di Kampung Jaya Tinggi Kecamatan Kasui.

Setelah petugas memperoleh informasi lansung menuju ke lokasi dan melakukan penyergapan sehingga  akhirnya pelaku  berhasil diamankan tanpa perlawanan dan selanjutnya dibawa ke Polsek Kasui untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Atas perbuatannya pelaku dapat diancam dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. “Tersangka diancam hukuman pidana penjara maksimal tujuh tahun,” Jelas Iptu Eko.

Penulis: anung bayuardi
Editor: Heribertus Sulis
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved