Breaking News:

Tanggamus

Geger Penemuan Mayat Bayi Perempuan di Sungai Bulok Tanggamus, Diduga Berumur 2 Hari

Setelah memastikan itu adalah bayi manusia, Hairudin memberitahukannya ke aparat pekon dan selanjutnya melapor ke Polsek Pugung.

Penulis: Tri Yulianto | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id/Tri Yulianto
Warga berada di lokasi penemuan mayat bayi Dusun Suka Bandung, Pekon Suka Negara, Kecamatan Bulok, Tanggamus, Senin (11/1/2021). 

Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Tri Yulianto

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TANGGAMUS - Warga digegerkan dengan penemuan sesosok mayat bayi perempuan di aliran sungai Dusun Suka Bandung, Pekon Suka Negara, Kecamatan Bulok, Tanggamus.

Saat ini, kasus tersebut tengah diselidiki kepolisian. 

Menurut Kasat Reskrim Polres Tanggamus AKP Edi Qorinas, pihaknya telah mengidentifikasi mayat bayi itu dengan melakukan visum.

Polisi mengambil sampel darah dan DNA guna proses penyelidikan.

Baca juga: Warga Bandar Lampung Temukan Mayat Pria Sudah Keluarkan Bau yang Menyengat

Baca juga: Mayat Berkaus Hijau di Pantai Queen Artha Dibawa ke RSUDAM

"Dalam identifikasi ini, kami mengambil sampel darah dan sampel DNA yang akan digunakan dalam proses penyelidikan," kata Edi, mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Oni Prasetya, Senin (11/1/2021).

Ia menambahkan, proses visum dilakukan oleh dokter RSUD Batin Mangunang Kota Agung, Inafis Polres Tanggamus, dan Polsek Pugung yang dipimpin dr Leni. 

Edi menjelaskan, bayi perempuan itu diduga belum lama dilahirkan.

Diperkirakan usianya baru dua hari.

Mayat itu ditemukan oleh warga bernama Hairudin (35) sekitar pukul 06.30 WIB.

Baca juga: Polres Tanggamus Tangkap Warga Gisting Diduga Pengedar Sabu

Baca juga: Pasien Positif Covid-19 di Tanggamus Tambah 9, Ada Tiga Kasus Baru

Saat itu ia hendak memperbaiki saluran air di kebunnya. 

Ketika melintasi pinggiran sungai, ia melihat ada sesosok tubuh seperti boneka tersangkut di batu.

Betapa kagetnya Hairudin mendapati sesosok bayi yang sudah tak bernyawa.

Ia pun segera memanggil dua rekannya, Paino dan Rudi, untuk bersama-sama memeriksa kembali bayi tersebut.

Setelah memastikan itu adalah bayi manusia, Hairudin memberitahukannya ke aparat pekon dan selanjutnya melapor ke Polsek Pugung. 

Kapolsek Pugung Inspektur Dua Okta Devi beserta anggota serta tim medis Puskesmas Kecamatan Bulok mendatangi TKP untuk mengevakuasi jasad bayi itu.

AKP Edi Qorinas menjelaskan, ari-arinya ditemukan sekitar 50 meter dari tubuh si bayi.

Dugaan sementara, wanita yang melahirkan bayi itu tidak mendapatkan bantuan tenaga medis.

Polisi juga menduga bayi malang itu sengaja dibuang.

"Dugaan sementara, bayi tersebut dibuang secara sengaja di aliran sungai Dusun Suka Bandung, Pekon Suka Negara. Kami juga masih melakukan penyelidikan guna mengungkap siapa pelakunya," ujar Edi Qorinas. 

Sementara dr Leni mengatakan, hasil visum diserahkan ke pihak kepolisian untuk bahan penyelidikan.

Sebab, kejadian ini masuk ke perkara hukum.

Penemuan bayi itu juga sempat tersebar melalui video berdurasi 57 detik.

Di dalamnya tampak sesosok bayi tersangkut batuan di aliran sungai dengan sejumlah orang berada di lokasi.

"Pagi-pagi digegerkan penemuan bayi, jenis kelaminnya belum diketahui, gitu aja," kata suara dalam video tersebut.

Berdasarkan informasi  Bripka Novri, anggota Polsubsektor Bulok, Tanggamus, bayi tersebut dievakuasi dan dilarikan ke rumah sakit untuk divisum. (Tribunlampung.co.id/Tri Yulianto)

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved