Lifestyle

Jenis-jenis Komedo dan Cara Mengatasinya

Kalau komedo tidak berhasil keluar, hanya menonjol saja dan berwarna putih, disebut dengan whitehead.

Penulis: Jelita Dini Kinanti | Editor: Reny Fitriani
Dokumentasi
dr Amelica Oksariani, M Biomed (AAM). Jenis-jenis Komedo dan Cara Mengatasinya 

Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Jelita Dini Kinanti

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG - Folikel rambut memiliki kelenjar sebasea yang dapat menghasilkan minyak.

Fungsi minyak tersebut untuk membuat kulit tetap lembab.

dr Amelica Oksariani, M Biomed (AAM) mengatakan, jika minyak tersebut diproduksi berlebihan, ditambah dengan penumpukan sel kulit mati dan adanya bakteri penyebab jerawat, lalu tersumbat, akan terjadi komedo.

Komedo akan berusaha mencari jalan keluar dari kulit.

Kalau komedo tidak berhasil keluar, hanya menonjol saja dan berwarna putih, disebut dengan whitehead atau yang sering disebut orang-orang sebagai bruntusan.

Baca juga: 5 Bahan Alami Murah Meriah yang Dapat Hilangkan Komedo Membandel

Baca juga: Cara Mengilangkan Bekas Jerawat dengan 5 Bahan Alami, Lidah Buaya hingga Madu

Kalau komedo berhasil keluar, muncul dipermukaan kulit, dan berwarna hitam karena teroksidasi udara disebut dengan blackhead. 

"Tapi yang berwarna hitam hanya permukaan komedo saja. Dalamnya tetap warna putih sama dengan whitehead," kata Owner Amora Skin Clinic itu.

Baik whitehead maupun blackhead, sama-sama merupakan cikal bakal jerawat.

Sebab jika dibiarkan terlalu lama dan tidak diatasi lama kelamaan akan jadi jerawat.

Jerawat sendiri dibagi dua, yakni jerawat papul yakni yang isinya darah dan jerawat pustul yang isinya nanah.

Untuk itu sebelum terjadi jerawat, komedo itu harus segera diatasi.

Baca juga: Ramalan Zodiak atau Horoskop Besok Jumat 15 Januari 2021

Baca juga: Arti Mimpi Orang yang Sudah Meninggal, Ternyata Kamu Merindukannya

Caranya dengan melakukan facial, mikrodermabrasi, chemical peeling, atau IPL (intense pulse light).

Bisa juga diatasi dengan skincare mengandung vitamin A dan benzoil peroksida, yang didapatkan dari dokter di klinik kecantikan.

Kalau tidak mau ke dokter, bisa menggunakan krim berbasis tea tree oil, resorsinol, atau salicylic acid yang dapat dibeli di toko kosmetik.

Agar bisa teratasi dengan cepat harus dibarengi dengan cuci muka teratur dua kali sehari, hindari kosmetik berbahan dasar minyak, gunakan kosmetik non comedogenic, serta kurangi makanan tinggi protein dan gula.

(Tribunlampung.co.id/Jelita Dini Kinanti)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved