Breaking News:

Lampung Tengah

Baru Selesai Transaksi, Pengedar dan Pembeli Sabu di Bumiratu Nuban Diciduk Polisi

Dua pria asal Bumiratu Nuban diciduk Satuan Reserse Narkoba Polres Lampung Tengah seusai transaksi sabu di pinggir jalan.

Dok Polres Lampung Tengah
Pengedar sabu bernama Mar'i dan barang bukti sabu diamankan di Mapolres Lampung Tengah. 

Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Syamsir Alam

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG TENGAH - Dua pria diciduk Satuan Reserse Narkoba Polres Lampung Tengah seusai transaksi sabu di pinggir jalan.

Keduanya adalah Deni (23) dan Mar'i (27), warga Kecamatan Bumiratu Nuban, Lampung Tengah.

Penangkapan bermula dari laporan warga yang menyebutkan sedang ada transaksi narkoba di pinggir jalan Kampung Sukajawa, Kecamatan Bumiratu Nuban, Jumat (15/1/2021) lalu.

"Di lokasi, kami temukan seorang pemuda yang dicurigai baru saja melakukan transaksi narkoba. Terus kami lakukan penyergapan dan penggeledahan," kata Kasatres Narkoba Polres Lampung Tengah AKP Hendra Gunawan, mewakili Kapolres AKBP Popon Ardianto Sunggoro, Selasa (19/1/2021).

Baca juga: Warga Punggur Diamankan Polres Lampung Timur dengan Barang Bukti Sabu

Baca juga: Bapak dan Anak asal Riau Jadi Pengedar Narkoba, Diamankan Bawa Sabu di Pelabuhan Bakauheni

Dari dalam saku celana pelaku Deni, ditemukan barang bukti sabu seberat 0,20 gram.

Setelah itu, petugas melanjutkan pemeriksaan ke rumah Mar'i di Kampung Sukajawa.

Di sana, ditemukan barang bukti lainnya.

"Di rumah pelaku Mar'i ditemukan barang bukti lain berupa satu buah alat isap sabu (bong), dua bungkus plastik klip bekas pakai, satu buah kertas aluminium foil berikut satu buah korek api gas," kata AKP Hendra Gunawan.

Deni mengaku sabu tersebut dibeli dari Mar'i seharga Rp 300 ribu.

Baca juga: Apesnya Komplotan Curanmor di Lampung Tengah, Motor Curian Pecah Ban, Motor Pelaku Putus Rantai

Baca juga: Tantang Polisi Geledah Rumahnya, Warga Seputih Mataram Kedapatan Simpan Pistol di Bawah Rak Piring

Rencananya, serbuk kristal haram itu dikonsumsinya sendiri.

Mar'i juga mengaku barang bukti sabu dan alat isapnya merupakan miliknya dan baru saja digunakan.

Deni dan Mar'i dijerat pasal 114 ayat 1 dan atau pasal 112 ayat 1 UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman selama 5 sampai 20 tahun penjara. (Tribunlampung.co.id/Syamsir Alam)

Penulis: syamsiralam
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved