Kasus Corona di Pesawaran

Jadi Penerima Pertama Vaksin Covid-19 di Pesawaran, Bupati Dendi: Alhamdulillah

Dendi menjalani pemeriksaan tim medis sebelum mendapat suntikkan vaksin. Setelah memenuhi syarat pemeriksaan, Dendi pun maju duduk di kursi vaksinasi.

Tribunlampung.co.id/Didik
Jadi Penerima Pertama Vaksin Covid-19 di Pesawaran, Bupati Dendi: Alhamdulillah 

Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Robertus Didik Budiawan Cahyono

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PESAWARAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesawaran melaksanakan vaksinasi perdana secara serentak di tahap pertama vaksinasi Covid-19 Bumi Andan Jejama, Selasa, 26 Januari 2021.

Vaksinasi perdana ini diawali dengan penyuntikan vaksin corona kepada Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona.

Kemudian diikuti oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Dendi menjalani pemeriksaan tim medis sebelum mendapat suntikkan vaksin.

Polda Lampung Lakukan Penyuntikan Vaksin covid 19 di FTKP Bidokkes dan Rumah Sakit Bhayangkara.

Pejabat dan Tokoh Masyarakat Jadi Penerima Vaksin Covid-19 Perdana di Tulangbawang

Setelah memenuhi syarat pemeriksaan, Dendi pun maju duduk di kursi vaksinasi.

Didampingi Plt Kepala Dinas Kesehatan Yasmin, Dendi menerima suntikkan vaksin.

"Sudah, Alhamdulillah," kata Dendi usai disuntik  vaksin di bagian bahu sebelah kiri, Selasa.

"Mudah-mudahan imunnya terbentuk," lanjutnya.

Dia menuturkan, bila tidak ada perbedaan kondisi fisik tubuhnya dari sebelum dan sesudah menerima suntikan vaksin.

Menurutnya terpenting rileks karena vaksin ini sudah hasil dari uji klinis yang sangat ketat dan dijamin oleh pemerintah.

DPRD Pesawaran Umumkan Dendi-Marzuki sebagai Bupati-Wakil Bupati Terpilih di Paripurna Istimewa

Ditetapkan sebagai Pemenang Pilkada Pesawaran 2020, Dendi Janji Segera Susun Program

Dia mengatakan, bila MUI telah mengeluarkan fatwa bahwa vaksin ini halal. Menurutnya kalau ada kabar yang terdampak negatif dari vaksin itu hoax.

"Vaksin saja baru sampai di sini, masak sudah masuk ke masyarakat, kan itu berita hoax," kata Dendi.

Dendi berharap bila vaksin ini solusi terbaik dalam rangka pemutusan rantai wabah Covid-19. Ia mengungkapkan, vaksin ini sebagai salah satu cara membentuk imun tubuh supaya kebal terhadap virus Corona.

Vaksin, menurut dia, bukan obat Covid-19. Maka dari itu, lanjut Dendi, orang yang sudah divaksin tidak boleh seenaknya, tidak lagi menerapkan protokol kesehatan.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved