Kasus Corona di Pesawaran
Tekanan Darah Tak Sesuai Standar, Sejumlah Forkopimda Pesawaran Gagal Divaksin
Dendi mengatakan bahwa dokter dan tim medis tidak bersedia mengambil risiko apa bila dipaksakan terus memvaksin.
Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono | Editor: Reny Fitriani
Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Robertus Didik
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PESAWARAN - Sejumlah peserta vaksinasi yang sedianya mendapat suntikan vaksin perdana di Kabupaten Pesawaran terpaksa ditunda.
Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona membenarkan terkait adanya peserta yang tertunda mendapat suntikan vaksin.
"Jajaran Forkopimda ada beberapa yang tidak bisa dilanjutkan penyuntikan vaksin, karena ada persyaratan yang tidak bisa dilewati," kata Dendi, Selasa, 26 Januari 2021.
Dia mencontohkan, tekanan darah yang tinggi membuat tidak bisa peserta divaksin.
• Jadi Penerima Pertama Vaksin Covid-19 di Pesawaran, Bupati Dendi: Alhamdulillah
• Lampung Timur Terima 4.800 Dosis Vaksin Covid-19
Dendi mengatakan bahwa dokter dan tim medis tidak bersedia mengambil risiko apa bila dipaksakan terus memvaksin.
"Jadi kendalanya hanya itu, karena ada tekanan darah yang tidak sesuai dengan standar untuk persyaratan vaksin," ujarnya.
Dendi mengatakan, pencanangan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Pesawaran dimulai, Selasa 26 Januari 2021 ini.
Dendi sendiri menjadi orang yang pertama kali menerima suntikkan vaksin.
Kemudian menyusul Forkopimda dan jajaran tenaga kesehatan di Bumi Andan Jejama.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Pesawaran Yasmin mengatakan, bila vaksinasi yang kedua nantinya diselenggarakan pada 9 Februari 2021.
• DPRD Pesawaran Umumkan Dendi-Marzuki sebagai Bupati-Wakil Bupati Terpilih di Paripurna Istimewa
• Ditetapkan sebagai Pemenang Pilkada Pesawaran 2020, Dendi Janji Segera Susun Program
Yasmin mengungkapkan, dari Forkopimda yang ditunda vaksinasinya lantaran tidak memenuhi persyaratan kesehatan, diantaranya dari Kemenag, Pengadilan Agama dan tokoh masyarakat.
Ada juga dari anggota DPRD Pesawaran.
"Itu semua kendalanya karena tensi," kata Yasmin.
(Tribunlampung.co.id/Robertus Didik)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/tekanan-darah-tak-sesuai-standar-sejumlah-forkopimda-pesawaran-gagal-divaksin.jpg)